Selasa, 13 Februari 2018

I'M NOT A ROBOT EPISODE 2



Kim Min Kyu mengetuk-ngetukan tongkatnya ke tubuh Aji 3, karena tidak percaya lalu dia mencoba menyentuh Aji 3 dengan jarinya. Aji 3 menyambutnya dengan mengangkat jarinya juga.


Kim Min Kyu buru-buru menarik tangannya dan melihat alat detak jantung yang melingkar di tangannya, indikasi warna biru yang berarti normal.

Kim Min Kyu : "Dia persis seperti manusia. Tapi tidak terjadi apapun.... apa karena dia robot?"
Aji 3 : "Aku bekerja otomatis dengan baterai yang diletakkan di dadaku. Aku bekerja selama 3 jam setelah bateraiku terisi penuh. Strukturku mirip sendi manusia."

Min Kyu tersenyum setelah Aji 3 menjelaskan kegunaan anggota tubuhnya dan seberapa pintarnya dia.


Kim Min Kyu kembali menanyakan kepada Professor Hong Baek Gyoon keahlian-keahlian yang lain dari Aji 3. Prof. Hong menjelaskan Aji 3 dapat membaca ekspresi wajah dan merasakan emosi manusia, termasuk membuat lelucon (walaupun kenyataannya ga lucu.... hahaha).
Kim Min Kyu menginginkan Aji 3 dikirim besok, untuk melihat keahlian-keahlian yang lain, meskipun Prof. Hong mengatakan Aji 3 belum sempurna dan menjanjikan waktu 1 bulan untuk menyelesaikannya.
Tapi karena Min Kyu menjanjikan akan memikirkan dana tambahan yang dibutuhkan Prof. Hong, akhirnya dia setuju untuk mengirim Aji 3 besok ke rumah Min Kyu.


Ketua Hwang Yoo Cheol, sedang memimpin rapat KM Financial.
Kim Min Kyu menelpon Jo Jin Bae, sekretarisnya, dia mengatakan akan datang ke kantor untuk menghadiri rapat.
Petugas keamanan langsung mensterilkan kantor dan tempat parkir, dari semua orang-orang yang ada, hingga semua sibuk berlarian menyembunyikan diri agar tak terlihat Direktur Kim Min Kyu.


Satu orang saja terlihat olehnya, langsung diturunkan gajinya..... (woowwww).
Dalam rapat di katakan bahwa tim RnD Daeyang Shipbuilding yang membawahi tim Santa Maria akan dijual kepada Perusahaan Bold dari Inggris. Kim Min Kyu merasa ada yang tak diceritakan kepadanya, makanya dia menghalangi penjualan Daeyang, Ketua Hwang merasa Min Kyu mengacaukan rencana yang sudah di siapkan.
Ketua Hwang : "Kau bertindak keluar karakter."
Kim Min Kyu : "Bertindak di luar karakter adalah keahlianku. Kau tahu itu."
Ketua Hwang : "Aku bertanggung jawab menjual Daeyang Shipbuilding. Kau mengacaukan pesanan..... "
Kim Min Kyu : "Kau adalah ketua. Aku adalah kepala dewan direksi. Aku tetap menjalankan perusahaan, dan aku mendapatkan keuntungan 70% KM Financial." 
Kim Min Kyu : "Apa masih ada masalah dalam urutan dan hirarki?"


Kepala Kontribusi Sosial, pengikut ketua Hwang sedang membujuk dan menakut-nakuti Jo Jin Bae, agar mengikutinya menjadi pendukung Ketua Hwang, dia mengatakan Direktur Kim adalah orang yang menakutkan, bahkan Jo Jin Bae adalah sekretaris yang ke-25, mendengar itu semua Jo Jin Bae merasa sedikit khawatir. Jika Jo Jin Bae berubah pikiran dan bersedia pindah loyalitas, dia akan membantunya. Karena menurutnya, Ketua Hwang dan Direktur Kim adalah teman dan sekaligus saingan.


Jo Ji A sedang berada di bengkel lampu, mempersiapkan diri untuk ikut kontes dan dia mempunyai ide membuat sepasang lampu berbentuk hati. Jika salah satu lampu di sentuh menyala, yang satunya pun akan ikut menyala di manapun berada selama ada jaringan wifi. Dia menerangkan kepada pengrajin, seperti itulah yang diinginkannya. Karena jika dia berhasil dengan prototype dan presentasinya, 100.000 dolar akan masuk rekeningnya dan dia akan meninggalkan semua pekerjaan paruh waktunya.
Sementara itu di laboratorium. Professor Hwang dan timnya sedang merayakan keber-hasilannya membuat Aji 3 yang di setujui oleh Kim Min Kyu dengan makan dan minum bir dilayani oleh Aji 3.


Professor Pai sedang meng-upgrade ingatan Aji 3 di dadanya yang terbuka. Prof. Pai mengingatkan Prof. Ssanip agar menjauh karena bir yang dibawanya sangat bahaya jika terkena sirkuit Aji 3.
Prof. Pai : "Hei, pergilah sana. Kau tak lihat dadanya terbuka?  Apa kau tak tahu, hanya setetes saja cairan akan merusak sirkuitnya dan meledak!"
Tiba-tiba saja Prof. Hoktal datang, dan menyuruh membuang kaleng bekas bir yang diminumnya kepada robot kecil yang ada di sebelah Aji 3 dan melemparkannya. Satu tetes cairan tepat jatuh di dada Aji 3, seketika bunga api listrik muncul di dada Aji 3 dan menghancurkan sirkuitnya.

 
Jo Ji A pulang membawa kue ulang tahun untuk kakaknya, Jo Jin Bae. Tapi Jin Bae marah, karena Ji A masih saja bekerja paruh waktu, bukannya mencari pekerjaan. Dan meminjam uang 10.000 dolar kepada Hong Joo, istrinya. 


Sirkuit yang dibutuhkan untuk memperbaiki Aji 3 datang sekitar 2 hari lagi. Prof. Hong menghubungi Min Kyu agar dapat menunda pengiriman Aji 3 besok hari. Tapi Min Kyu menolak, dengan alasan tim RnD Daeyang Shipbuilding termasuk tim Santa Maria akan dijual kepada grup Bold Inggris, 2 hari lagi.
Prof. Hong browsing di internet tentang grup Bold yang ternyata di pimpin oleh John Martin,  pemburu hak paten, dia akan memisahkan bagian-bagian Aji 3 dan menjualnya secara terpisah.


Prof. Hong menghubungi Ji A yang sedang mabuk karena diusir kakaknya, ternyata Ji A adalah mantan pacar Prof. Hong. Dan dia membuat Aji 3, sebenarnya karena tak bisa melupakan Jo Ji A. 


Dia menemui Ji A untuk menggantikan Aji 3 dan memberikan uang 10.000 dolar. Dia meminta Ji A bekerja paruh waktu untuknya hanya 1 hari selama 3 jam saja. Ji A bertanya pekerjaan apa yang harus dilakukannya, dengan upah seperti itu dan bekerja hanya 1 hari selama 3 jam. 


Prof. Hong membawa Ji A ke lab tempatnya bekerja dan mengenalkan Ji A, sebagai model dari robot Aji 3. Semua rekan tim Santa Maria terkejut ketika Prof. Hong membawa Ji A masuk ke dalam laboratorium. Hingga Hoktal pun salah menyebut Ji A dengan Aji 3. 


Jo Ji A yang kebingungan ketika di bawa ke lab makin terkejut melihat Aji 3, yang sama persis dengan dirinya.
Jo Ji A : "Kenapa aku ada di sana?"
Setelah pulang dari lab, Ji A menemui Sun Hye dan menceritakan apa yang terjadi, dan dia berniat menolak tawaran mantan pacarnya. Dia tak ingin mengingat dan terlibat lagi dengan mantannya yang membuat robot mirip dirinya, tanpa persetujuannya. 


Tapi kakaknya tak membolehkannya kembali ke rumah sampai dia mengembalikan uang yang dipinjamnya. Jo Ji A memutuskan kembali ke lab dan menerima tawaran kerja paruh waktu dari Prof. Hong.


Kim Min Kyu baru tersadar kalung yang biasa dipakainya hilang, dia mencari-cari ke sana kemari. Di dalam dan di luar rumah hingga mobilnya, lalu dia tersadar ketika dia bertengkar dengan Jo Ji A yang menarik-narik lehernya, kemungkinan kalungnya diambil Jo Ji A.


Sementara Ji A sedang berlatih menjadi robot Aji 3, Min Kyu terus-terusan menelpon Ji A untuk menanyakan kalungnya.


Ji A takjub ketika dipasang kamera subminiatur di lensa kontaknya dan pemancar nirkabel yang terhubung dengan Aji 3.
Pai : "Kau terhubung dengan Aji 3 sekarang. Untuk lebih jelasnya kau adalah avatar Aji 3."
Hong : "Aji 3 akan melihat dan mendengar semua yang kau lihat dan kau dengar. Kemudian layar akan menunjukkan apa yang perlu kau lakukan dalam teks dan video. Kau hanya perlu mengikuti petunjuk dan instruksinya."


Akhirnya keesokan harinya Jo Ji A yang berpura-pura menjadi Aji 3 dikirim ke rumah Kim Min Kyu, di dalam peti. 
Di dalam peti, Ji A mendapat telpon dari Min Kyu yang menanyakan kalungnya.
Kim Min Kyu : "Kau akhirnya mengangkat telponmu." 
Jo Ji A : "Aku sedikit sibuk. Apa kau akhirnya memutuskan untuk membayarku? aku akan senang mendapatkan uangku." 
Kim Min Kyu : "Kau mengambil kalungku, bukan?"
Jo Ji A : "Apa? kenapa kau mencoba menyalahkanku atas sesuatu yang hilang?"
Kim Min Kyu : "Kau meraih kalungku dan menyambarnya dari leherku. Apa kau tak ingat?"
Jo Ji A : "Ini konyol." 
Kim Min Kyu : "Sebaiknya cepat kau kembalikan kalungku sebelum aku benar-benar menuntutmu." 
Ji A kesal dan menutup telponnya. 


Tiba di rumah Min Kyu yang besar, Ssanip dan Hoktal sangat kagum dengan keadaan rumah yang luas dan mewah. Tiba-tiba ada suara telpon dari dalam peti tempat Aji 3, Hoktal dan Ssanip kalang kabut, menyuruh Ji A untuk mematikan telpon. Ternyata telpon dari Min Kyu, dengan kesal Ji A mematikan telpon karena Min Kyu masih saja menanyakan kalungnya yang hilang.
Peti di buka, dan Aji 3 palsu menutup matanya. Min Kyu mendekat dan menyapa Aji 3. Ketika Aji 3 membuka matanya dia sangat terkejut hingga terdorong ke belakang, karena di depannya telah berdiri Min Kyu, orang yang dibencinya karena tidak membayar upah kerjanya......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar