Jumat, 30 Maret 2018

I AM NOT A ROBOT EPISODE 23


Ji A kebingungan, dia merasa lebih baik mati lemas atau kedinginan sebelum pagi. Kemudian Ji A berbalik dan meyakinkan Min Kyu kalau mereka akan bisa keluar dari sana bagaimana pun caranya, karena dia pun akan merasa gila jika semalaman ada di dalam bersama Min Kyu. Min Kyu hanya terdiam mendengarkan.
Ji A berusaha menelpon tapi tidak mendapatkan signal di dalam gudang. Berulang kali dia bersikap kuat dan meyakinkan Min Kyu kalau mereka akan bisa keluar, tapi setelah mendengar suara tikus, dia buru-buru naik ke atas gerobak. Dia menyalakan lampu mobil untuk menarik perhatian orang-orang, tapi dia sendiri pun tak yakin dan ketakutan mendengar suara tikus. 
Min Kyu tersenyum. Dia mengatakan baik-baik saja, karena dia sudah terbiasa terkurung dan kedinginan. Tiba-tiba keluar suara dari perut Ji A yang menandakan kalau dia sedang merasa lapar. 


Pai berusaha menghubungi Ji A dan Min Kyu tapi kedua-duanya tidak dapat dihubungi. Dia mendekati Prof Hong yang sedang membetulkan mobil dan akan membantunya tapi Prof Hong melarang karena dia tak bisa bekerja bila ada Pai di sampingnya. Pai mengatakan, itu semua karena Prof Hong kelelahan. Dia menyuruh Prof Hong istirahat sebentar tapi Prof Hong tidak mau. Pai mengatakan jika Prof Hong tidak mau beristirahat mungkin mereka berdua akan meninggal karena kecelakaan. Akhirnya Prof Hong menyerah dengan kata-kata Pai, dia menutup kap mobil dan masuk untuk beristirahat.....(perempuan tidak pernah kalah....hehehe).


Ji A mencoba mencari barang-barang yang akan bisa menghangatkan mereka sebelum orang datang menyelamatkan mereka. Dia menemukan tumpukan jerami, dan membereskannya di atas mobil. Tapi kemudian dia berteriak kecil karena jarinya keselusupan batang jerami. Min Kyu mendekat dan menarik Ji A ke tempat yang lebih terang, dia berusaha mengeluarkan batang jerami dari tangan Ji A. Min Kyu begitu serius mengeluarkan batang kecil yang masuk ke jari Ji A, hingga berhasil dikeluarkan. Sejenak hati Ji A berdebar dan dia menatap wajah Min Kyu, Min Kyu tersenyum. Ji A buru-buru berdiri dan membuang muka.


Pai menanyakan bagaimana perasaan Prof Hong sekarang, ketika tahu kalau Ji A dan Min Kyu saling mencintai padahal Prof Hong ingin kembali menjalin hubungan dengan Ji A.
Prof Hong mengatakan dia merasakan keputusasaan Min Kyu ketika gagal memasukkan data yang dia ingin kepada Aji 3 dan dia juga melihat kalau Ji A sekarang sudah berubah, dia tak bisa menemukan Ji A yang dulu. Prof Hong menemukan alasan mengapa mereka berpisah, dia menyesal dan ingin memperbaikinya. Tapi Ji A yang sekarang sudah berubah dan kini dia pun merasa telah berubah. Takkan bisa kembali.
Pai menanyakan apakah semua itu menyedihkan, Prof Hong menjawab tentu saja itu menyedihkan tapi kalau dibandingkan dengan perasaan yang mereka rasakan, kepe-dihannya tidak berarti apa-apa.
Dan Prof Hong memutuskan untuk tidur sebentar.


Min Kyu melihat-lihat sekelilingnya, lalu dia memanggil Hong Joo (Ji A) untuk melihat apa yang ditemukannya. Ji A senang karena mereka menemukan ikan asin kering, makgeoli, ramyun dan pemanas. Tapi dia ragu, karena semua itu pasti milik seseorang. Min Kyu mengatakan mereka dapat menggantinya esok hari. Ji A menyetujuinya.
Min Kyu mempersilahkan Hong Joo untuk memakan semuanya, karena semua makanan itu belum tentu bisa mengenyangkan perut Hong Joo yang sedang kelaparan. Mereka berdua  duduk diatas jerami yang di pasang Ji A diatas mobil.



Pai memandangi wajah Prof Hong yang tengah terlelap dalam tidur karena kelelahan, dia lalu memutuskan keluar untuk memperbaiki mobil sendirian.


Ji A yang sedang makan merasa risih selalu di pandangi Min Kyu. Min Kyu mengatakan apa yang sedang dilakukan Ji A sekarang adalah hal yang sangat dia ingin dilakukan Aji 3 dulu. Ji A mengatakan tentu saja dia bisa melakukannya karena dia adalah manusia
Min Kyu menanyakan umur Ji A, lalu dia mengatakan kalau umurnya sekarang adalah 29 tahun, Ji A menjawab kalau mereka sepantar. Min Kyu menanyakan bisakah mereka berteman, Ji A menjawab dia tak mau berteman.
Min Kyu memperkenalkan diri dan dia sudah tahu nama Ji A adalah Hong Joo. 
Ji A bergumam mengapa Min Kyu mengikutinya dan ikut terkunci di gudang. Min Kyu mengatakan kalau dia menyukai situasi itu. Ji A menanyakan apakah pacar Min Kyu tidak salah paham jika mendengar perkataannya. Min Kyu mengatakan kalau dia tidak punya pacar. Kemudian dia berusaha mengalihkan pembicaraan dengan minum makgeoli.


Min Kyu mendengar suara hujan, Ji A mengatakan itu suara ombak dan angin. Min Kyu mengatakan kalau dia punya kenangan yang tak terlupakan, di saat hujan dia melakukan ciuman pertama.
Min Kyu mengatakan dia ingin menceritakan banyak tentang Aji 3, jika Ji A tidak merasa nyaman dia boleh hanya mendengarkan saja. Ji A menyetujuinya asal Min Kyu berjanji setelah mereka keluar esok hari, dia tidak akan pernah mengganggunya lagi. Min Kyu terdiam sejenak, lalu menyanggupinya.


Min Kyu menceritakan dia merasa Aji 3 sangat istimewa dari pertama kali bertemu. Dia menceritakan Aji 3 dengan sangat bersemangat, wajahnya berseri-seri. Ji A mendengarkan sambil tersenyum.


Prof Hong terbangun mendengar dering telpon, ternyata Dokter Oh yang menelpon. Dia masih merasa khawatir kepada keadaan Min Kyu. Dia berpesan kepada Prof Hong, jika penyakit Min Kyu kambuh dia harus menyuntikan obat yang ada dalam tas Min Kyu. Dan jika Min Kyu mengalami syok seperti yang dialami John dia tak akan cukup hanya dengan pengobatan suntikan itu saja.
Prof Hong mengiyakan, dia akan memberi kabar setelah dia sampai di Geojo.
Prof Hong keluar dan melihat Pai telah selesai membetulkan mobil. Dia menanyakan mengapa Pai tak membangunkannya, Pai mengatakan kalau Prof Hong tertidur dengan lelap.
Prof Hong melihat tangan Pai yang kotor, lalu dia mengambil lap dan membersihkan tangan Pai. Hati Pai berdesir.


Min Kyu mengatakan kalau dia mengakhiri cerita dengan Aji 3 dengan cara meresetnya, dan sekarang Min Kyu merasakan kalau itu adalah hal yang bodoh yang dia lakukan.
Dia mengatakan ceritanya sudah berakhir tapi Ji A mengatakan kalau cerita Min Kyu belum selesai karena dia belum menceritakan bagaimana selanjutnya keadaan Min Kyu setelah berpisah dengan Aji 3.
Min Kyu mengatakan awalnya dia merasa sakit sekali tapi kemudian seiring waktu dia bisa kembali ke kehidupan normal, dia bisa pergi bekerja ke kantor, makan di kafetaria, pergi ke bioskop dan toko buku, berbaur dengan orang-orang.
Ji A merasa tersentuh dan berkata,
Ji A : "Jika Aji 3 melihat keadaanmu sekarang, dia akan memujimu dengan berkata "Kau hebat"."
Min Kyu : "Tidak, inilah yang akan dia katakan "Kau melakukannya dengan baik"."
Ji A mendengarkannya dengan terharu, Min Kyu mengatakan cerita terakhirnya itu membosankan. Ji A mengatakan tidak membosankan. Lalu dia menanyakan mengapa Min Kyu mengatakan telah bodoh karena mereset Aji 3.


Awalnya Min Kyu merahasiakannya tapi setelah Ji A merajuk dia menceritakannya. Min Kyu mengatakan kalau dia kembali memasukkan data kepada Aji 3 sama persis dengan pertama kali mereka bertemu, bahkan hingga bergadang dia terus melakukannya. Tapi Aji 3 yang dulu tak pernah kembali. Saat memikirkan semua itu dia merasa perasaannya adalah nyata, tapi karena rasa takut dia mengabaikannya. Dan sekarang dia merasa ini adalah konsekuensinya, dia telah dihukum. 
Ji A yang mendengarkannya tak kuasa menahan airmata, tapi Min Kyu tak melihatnya karena lampu yang berada di hadapan mereka telah mati.


Prof Hong dan Pai masih merasa bingung dengan keadaan Min Kyu dan Ji A selanjutnya. 
Lalu Prof Hong menanyakan mengapa Pai tidak menerima pekerjaan sebagai pengajar, dia pun meminta maaf karena telah membaca SMS yang masuk di handphone Pai.
Pai mengatakan tidak tertarik dia lebih senang bekerja seperti sekarang ini. Prof Hong berharap Pai menerima pekerjaan itu. Pai malah mengatakan dia akan pergi diam-diam jika waktunya telah tiba. Prof Hong menarik nafas seraya mengatakan kalau Pai sangat keras kepala.


Hari sudah fajar, ketika mereka masih bercerita. Min Kyu mengatakan kalau sekarang Hong Joo harus menceritakan tentang dirinya. Dia mengatakan kalau dia tinggal dengan kakak, kakak ipar dan keponakannya. Lalu Min Kyu menanyakan siapa yang paling dirindukan Hong Joo. Ji A mengatakan ayahnya adalah orang yang paling dirindukan. Ji A menceritakan tentang kebaikan dan kepintaran ayahnya, dulu dia sangat ingin pandai seperti ayahnya. Tapi bakat dan harapan tak sama, dia merasa semua orang beruntung kecuali dirinya hingga suatu saat ada seseorang yang meyakinkannya kalau dia adalah orang yang sangat berguna. Orang itu membuatnya merasa agar tak boleh menyerah. 
Min Kyu mengatakan kalau suatu hari Ji A bertemu dengan orang seperti itu Ji A harus mengatakan kalau orang itu membuatnya sangat berharga. 


Ji A mengingatkan kepada Min Kyu akan janjinya, karena dia telah mendengarkan semua cerita Min Kyu maka besok Min Kyu harus kembali ke Seoul tanpa rasa menyesal. Ji A mengatakan seiring waktu berlalu, nanti dia hanya akan mengenang rasa yang telah terjadi dan semuanya akan tetap menjadi kenangan. Ji A berharap Min Kyu akan berbahagia.


Dan pagi hari ketika pintu dibuka oleh pekerja, dia terkejut melihat Ji A dan Min Kyu yang sedang duduk dan tertidur.

Kamis, 29 Maret 2018

I AM NOT A ROBOT EPISODE 22


Ji A yang terus menghubungi Prof Hong tapi tak diangkat-angat, akhirnya berdiri, melepaskan apron dan pergi menghampiri Min Kyu. Dia lupa kalau telponnya dimasukkan ke dalam saku apron.
Prof Hong yang baru saja selesai menghadapi hacker, baru menyadari kalau telponnya berbunyi. Dia membuka hendphonenya, ada beberapa panggilan tak terjawab dari Ji A. Kemudian dia membuka SMS yang dikirim Ji A. Dia kaget setelah membaca SMS dari Ji A yang mengabarkan kalau Min Kyu sedang berada di Geojo, walaupun Ji A belum mengatakan apa-apa tapi dia bingung bagaimana menghadapi Min Kyu.
Prof Hong mencoba menelpon balik, tapi tak diangkat. Kemudian dia mengatakan kepada tim Santa Maria, kalau Min Kyu ada di Geojo bersama Ji A. Semuanya kaget dan mengkhawatirkan kejadian yang akan terjadi. Mereka takut Ji A tak bisa menghadapinya dan akhirnya berkata jujur. Jika Ji A berkata jujur, mereka tak tahu apa yang akan terjadi kepada Min Kyu. Semua kebingungan dengan pikiran masing-masing.


Prof Hong menelpon Dokter Oh dan mengatakan apa yang ditulis Ji A. Dokter Oh kebingungan, bagaimana itu bisa terjadi. Dia sangat mengkhawatirkan keadaan Min Kyu jika dia tahu hal yang sebenarnya.
Dia mengatakan kepada Prof Hong, kalau Ji A jangan pernah menceritakan hal yang sebenarnya apapun yang  terjadi.


Ji A duduk berhadapan dengan Min Kyu lalu mengatakan apa yang ingin Min Kyu katakan. Min Kyu mengatakan kalau baru saja dia kehilangan teman yang telah membantunya keluar dari dunia kelam yang mengurungnya selama 15 tahun.
Ji A mengatakan turut berduka, tapi dia tidak mengerti apa hubungan dengannya. Min Kyu mengatakan kalau Ji A mirip sekali dengan temannya itu. Dia mengatakan bahwa mungkin ada keajaiban yang orang lain tidak tahu. Dia juga mengalami keajaiban ketika bersama dengan temannya. Ji A sebenarnya merasa tersentuh tapi dia tahu kalau dia tetap harus berbohong.


Dia menyarankan Min Kyu untuk datang ke rumah sakit, karena dia tak mengerti apa yang sebenarnya di katakan Min Kyu. Ketika Ji A akan berdiri,  Min Kyu memanggilnya dengan kata, "Hai, Aji 3". Ji A diam mematung.
Ji A kemudian berbalik dan menanyakan apakah Kim Min Kyu mengenal Prof Hong Baek Gyoon. Dia mengatakan kalau dia adalah model karakter dari robot Aji 3 yang dibuat oleh Prof Hong. Dia mendapat bayaran 10.000 dolar untuk pekerjaan paruh waktunya. Ji A mengatakan itu semua, karena sebelumnya Prof Hong mengatakan andai suatu hari dia tak sengaja bertemu Min Kyu, dia harus berkata seperti itu.
Ji A mengatakan kalau yang sekarang ada di hadapan Min Kyu adalah manusia bukan robot. Min Kyu mengatakan dia sudah mengetahuinya. Ji A mengatakan dia tidak merasa nyaman atas sikap Min Kyu yang tidak sopan ini. Untuk semua itu Min Kyu meminta maaf.
Ji A menyarankan kalau Min Kyu merasa menyesal seharusnya dia keluar. Tapi Min Kyu mengatakan ingin tinggal lebih lama agar bisa menatap Ji A. Dia akan pergi setelah merasa lelah.

   
Ji A yang tak sabar akhirnya menarik Min Kyu keluar kedai. Ji A mengomel kepada Min Kyu dan menyuruh Min Kyu pergi. Min Kyu hanya mendengarkan sambil tersenyum dan dia mengatakan ingin menginap di kamar atas sana, karena kedai itu merangkap penginapan. Ji A mengatakan tidak ada kamar kosong. Dia berbalik dan menutup pintu. Min Kyu memanggil-manggil Ji A dengan panggilan Hong Joo.


Sementara itu Prof Hong yang merasa khawatir memutuskan untuk pergi ke Geojo. Semua ingin ikut, tapi Pai mendahului kalau dialah yang akan pergi dengan Prof Hong. Prof Hong mengatakan kepada Hoktal dan Ssanip kalau mereka harus menjaga Aji 3 dan jangan sampai para hacker meretas Aji 3 lagi.


Sebelum naik mobil, Pai mengatakan kalau beberapa hari ini Prof Hong kurang tidur. Dia harus ikut jika Prof Hong akan pergi, jika dia tidak boleh ikut maka Prof Hong tidak boleh pergi. Sambil berlalu menaiki mobil. Prof Hong pun menaiki mobil sambil berkata Pai orang yang keras kepala.
Prof Hong menelpon Sun Hye dan menanyakan alamat Ji A di Geoje. 
Sambil jalan Prof Hong dan Pai membahas kemungkinan Ji A untuk bertahan dari gangguan Min Kyu.
Dokter Oh pun berusaha menelpon Min Kyu tapi tak berhasil tersambung.


Sun Hye menelpon Ji A, dia mengatakan telah memberikan alamat Ji A kepada "Pria Jamur" maksudnya Prof Hong, panggilan Ji A sewaktu dia masih menjadi pacarnya. Dan Sun Hye mengatakan dia sedang menuju ke sana.
Ji A pun menelpon Prof Hong yang sedang dalam perjalanan. Prof Hong menanyakan, apakah Ji A mengatakan seperti apa yang dikatakannya dulu dan Ji A mengiyakan. 
Prof Hong pun mengatur rencana, dia akan mengatakan kalau dia datang ke Geojo karena Ji A marah pada Min Kyu dan menelpon dirinya untuk datang ke sana. Dia pun mengajarkan kalau Min Kyu mengganggunya lagi, marahlah seperti biasanya. Ji A mengatakan kalau dia sudah marah tapi sepertinya tidak mempan, Min Kyu tetap ada di sana.
Prof Hong mengatakan, kalau Dokter Oh mengatakan Ji A jangan bicara atau melakukan hal seperti Aji 3. Ji A mengatakan dia akan berhati-hati, dia merasa ketakutan dan ingin melarikan diri saja. Tapi Pai mengatakan begitu Ji A menghilang, Min Kyu akan mengetahui semuanya karena IQnya 159. Ji A merasa tak bisa bernafas saat ini, dia mengatakan mengapa semua ini terjadi.
Ketika dia sedang mengeluh kepada Pai. Tiba-tiba Min Kyu muncul sambil mengagetkannya.


Ji A yang dikagetkan seperti itu reflek berteriak dan loncar serta mengangkat tangannya, sama seperti yang dulu Aji 3 lakukan waktu kaget melihat Min Kyu pertama kali.
Min Kyu yang melihat tingkah Ji A langsung mengingat tingkah Aji 3 dulu. Dia pun tersenyum dan mengatakan kepada Ji A, kalau Aji 3 dulu bertingkah sama seperti itu. 
Ji A langsung tersadar dan menanyakan mengapa Min Kyu masuk lagi. Min Kyu mengatakan dia akan mengambil tas dan mantel yang masih tertinggal di dalam.
Ji A yang masih kaget langsung menyuruh Min Kyu mengambil barangnya dan segera pergi. Tapi Min Kyu mengatakan kalau dia belum menghabiskan sashiminya. 


Ji A mengatakan akan membungkusnya, tapi Min Kyu bilang kalau dia akan menghabiskan sashiminya sebelum kedainya tutup. 
Ji A sudah kehilangan akal, dia pun kembali menelpon Prof Hong. Prof Hong mengatakan kalau Ji A harus menjaga diri sendiri, Min Kyu mungkin paham kalau tingkah Ji A seperti itu karena dia bilang kalau kepribadian, kebiasaan dan wajah Aji 3 sama seperti model karakternya. Tapi dia mengatakan kalau Ji A pura-pura tak tahu perlakuan ataupun kata-katanya kepada Aji 3 dulu karena jika sampai Ji A tidak bisa menjaganya, sudah pasti Min Kyu akan tahu kebenarannya.


Sun Hye datang ke lab membawa kopi dan roti. Tingkah Hoktal dan Sun Hye kentara sekali kalau mereka saling menyukai. Ssanip yang melihat itu merasa kesal. Sun Hye mengatakan apakah Min Kyu akan selalu di tipu dari awal sampai akhir.


Ketika Min Kyu sedang makan, nenek Hong Joo masuk dan mengatakan kalau Ji A harus mengembalikan mobil gerobak yang tadi dia pakai ke gudang umum karena akan dipakai keluarga Woo Sik dan sekalian membawa ember untuk mengeringkan ikan. 
Min Kyu menyela dan menanyakan kamar kosong untuknya kepada nenek Hong Joo. Mereka serempak menjawab, tapi jawabannya berbeda. Kalau nenek Hong Joo mengatakan banyak kamar kosong sedangkan Ji A mengatakan kalau tidak ada kamar kosong. Nenek Hong Joo dengan penuh senyum menawarkan kamar yang menghadap ke laut, Min Kyu pun tersenyum. 
Nenek Hong Joo menyuruh Ji A untuk menunjukkan kamarnya.


Ji A menunjukkan kamarnya kepada Min Kyu dan merekomendasikan hotel yang ada di sekitarnya. Min Kyu mengatakan, baik hotel atau kamar ini masih tetap jelek dari kamarnya.
Ji A mendengus, kalau tingkah sombong Min Kyu masih ada. 
Ji A pun pamit akan keluar tapi Min Kyu menghentikannya. Dia menanyakan bagaimana cara dia mendapatkan kopi. Ji A mengatakan kalau ada mesin penjual kopi di luar kedai yang menggunakan uang koin, tapi Min kyu mengatakan kalau dia tak punya koin. Akhirnya Ji A merogoh saku celananya dan memberikan satu koin yang tersisa. Dan dia pun pergi dari kamar itu.



Min Kyu mendapat telpon dari Prof Hong. Prof Hong mengatakan kalau dia mendapat telpon dari model karakter, kalau Min Kyu sangat mengganggunya dengan memanggilnya Aji 3 dan dia ingin Min Kyu segera pergi.
Min Kyu tersenyum dan menceritakan kejadian ketika dia ketemu dengan model karakter di kereta dan Min Kyu mengatakan kalau dia ingin tinggal di sana, karena model karakter itu sangat mirip dengan Aji 3.Tapi Prof mengatakan tidak boleh, dia dalam perjalanan ke sana dan meminta Min Kyu untuk tidak mengganggu model karakternya.
Min Kyu pun menelpon Dokter Oh karena banyak panggilannya yang tak dia angkat. Dokter Oh mengatakan kalau Min Kyu harus membawa obat dan alat suntik ketika bepergian. Min Kyu meledek Dokter Oh dengan mengatakan kalau dia tak membawa apa-apa, tapi kemudian dia menenangkan Dokter Oh kalau dia membawanya. Dokter Oh pun merasa lega.


Min Kyu menelpon Jin Bae. Jin Bae mengatakan kalau dia belum memberikan laporan karena telpon Min Kyu tidak diangkat. Min Kyu mengatakan soal laporan nanti saja.
Dia malah menanyakan, ketika Jin Bae menyelidiki tim Santa Maria apakah dia menemukan kalau model karakter Aji 3 adalah manusia dan bernama Hong Joo. Jin Bae yang kaget, hanya mengatakan kalau yang dia tahu model karakter Aji 3 adalah manusia.
Min Kyu pun mempercayainya kalau Jin Bae mengatakan seperti itu. Jin Bae merasa bersalah kepada Min Kyu, dia hanya bisa bengong ketika Hong Joo bertanya.


Pai yang melihat Prof Hong menyetir dalam keadaan mengantuk yang dipaksakan, minta berhenti di depan mini market. Ketika Pai berada di mini market, ada sms yang masuk ke handphonenya yang menanyakan mengapa Angela (nama asli Pai) tidak mengangkat telpon, dia menawarkan menjadi pengajar dan Prof Hong membaca SMS itu.
Pai keluar dari mini market membawa minuman berenergi dan memaksa Prof Hong untuk meminumnya, karena jika tidak meminumnya dia tak ingin nyawanya dipertaruhkan. 


Sementara itu, Hoktal dan Ssanip tidak menyadari kalau komputernya sedang diretas dan Folder Monami berhasil diambil oleh hacker Yo Cheol.



Di tengah jalan tiba-tiba mobil Prof Hong mogok. 



Min Kyu yang baru pertama kali menggunakan mesin kopi agak bingung untuk memilih yang mana. Dan nenek Hong Joo memencet yang manis karena menurutnya kopi manis lebih enak.


Saat itu juga Ji A keluar dan mengatakan kepada nenek kalau dia akan ke gudang. Nenek Hong Joo menghentikan Ji A, dia meminta Min Kyu menemani Ji A ke gudang karena sudah beberapa hari lampu di gudang kedap-kedip dan dia mengkhawatirkan Hong Joo jika pergi sendirian. Ji A berusaha menolak tapi Min Kyu langsung menyetujuinya dan berjalan lebih dulu. 


Sepanjang jalan Min Kyu menatap Ji A yang menyetir gerobak, tiba-tiba dia ingat ketika dia membawa Aji 3, begitu pun Ji A dia mengingatnya, mereka sama-sama tertawa. Min Kyu menanyakan mengapa Hong Joo tertawa, Ji A mengatakan supaya Min Kyu jangan mengajaknya bicara karena dia sedang menyetir.
Min Kyu membandingkan Aji 3 dengan Hong Joo. Setelah berdekatan dia baru merasakan perbedaannya. Aji 3 kasar tapi dia manis. Karena Min Kyu masih memuji-muji Aji 3, Ji A sengaja membelokkan gerobaknya secara kasar, membuat Min Kyu berhenti bicara.

   
Ji A memasukkan gerobaknya ke dalam gudang, lalu dia mencari keranjang yang diminta nenek Hong Joo. Ketika dia sedang mencari-cari di dalam gudang. Seorang paman melewati gudang dan melihat piintunya terbuka, dia pun mengeluh mengapa orang yang meninggalkan gudang tidak mengunci pintu. Karena hari sangat dingin dia memakai penutup kuping, dia turun dari gerobaknya dan menguncinya dari luar.
Ji A dan Min Kyu kaget ketika tiba-tiba saja pintu gudang tertutup dan terkunci. Dia lari ke arah pintu dan mengetuk-ngetuk serta mengatakan kalau dia berada di dalam, tapi karena kakek itu memakai penutup kuping, dia tidak mendengarnya. Dia pun berlalu dengan gerobaknya.


Ji A terdiam bingung, dia tak percaya kalau harus terkurung di gudang bersama Min Kyu. Dia memilih mati lemas atau kedinginan sebelum pagi datang.

Selasa, 27 Maret 2018

I AM NOT A ROBOT EPISODE 21


Kim Min Kyu  dan Ye Ri El tidak merasakan perasaan seperti orang-orang yang akan menikah. Ketika mereka di toko perhiasan untuk membeli cincin, kedua-duanya sama-sama tertegun tidak ada yang berinisiatif untuk memilih. 
Akhirnya mereka memutuskan untuk duduk di restoran dan membicarakan kelanjutan rencana pernikahan mereka.
Ri El meminta maaf kepada Min Kyu kalau dia tak bisa meneruskan rencana pernikahan, menurutnya ternyata dia tidak bisa sematrealistis ayahnya. Min Kyu tersenyum dan mengerti, kalau Ri El tak bisa mencintainya. Min Kyu menyarankan untuk menggunakan dirinya sebagai alasan keputusan Ri El, tapi Ri El tidak mau dia akan menghadapi ayahnya sendiri untuk mengatakan alasan dia tak bisa menikahi Min Kyu.


Min Kyu ingin menghadiri peresmian perusahaan di Daegu dengan naik kereta api, agar dia bisa berbaur dengan orang-orang dan menikmati perjalanannya. Sejenak dia berdiri di depan monitor yang mengabarkan akan ada hujan meteor.


Selang berapa lama Ji A pun berdiri di depan monitor dan melihat berita tentang hujan meteor yang akan terjadi. Ji A beranjak pergi ketika telponnya berbunyi, ternyata Hong Joo dan Sun Hye bergantian menelpon. Ji A mengatakan dia belum kemana-mana tapi semua orang sudah mengkhawatirkannya. Dia berjanji akan menelpon jika telah sampai.


Hoktal dan Ssanip memesan kopi 7 gelas untuk tamu-tamu yang akan datang ke lab. Sun Hye menanyakan bagaimana keadaan Min Kyu. Hoktal dan Ssanip mengatakan Min Kyu makin kehilangan semangat setiap harinya. 
Ssanip agak khawatir mereka akan bertemu. Sun Hye bilang kalau Ji A sedang di Pulau Geoje lalu dia akan pergi ke Australia. Menurut Sun Hye mereka tidak akan pernah bertemu lagi. Tapi Hoktal menyangsikannya, Sun Hye mengatakan jika hal itu terjadi maka akan terjadi kiamat.


Min Kyu sudah menemukan kursinya, sejenak dia pergi ke belakang untuk menelpon. Ketika dia kembali duduk di kursinya, dia tertegun karena di depannya duduk seseorang yang wajahnya sangat mirip dengan Aji 3.


Min Kyu terus saja menatap gadis di depannya hingga dia tak sadar sudah sampai di stasiun Daegu. Dia baru tersadar ketika seorang penumpang mau duduk di kursinya. Dia berdiri dan berjalan sambil terus menengok ke belakang tempat Ji A duduk. 
Ji A hanya bisa terdiam, karena sebenarnya dia pun kaget melihat Min Kyu ada di kereta bahkan berhadapan dengannya. Dia bersyukur melihat keadaan Min Kyu yang sudah bisa berjalan-jalan sendiri tanpa takut bersentuhan dengan manusia lain.


Ternyata Min Kyu tidak turun di stasiun Daegu, dia berdiri di depan pintu kereta dan berusaha menelpon Prof Hong, dia menanyakan model yang menjadi Aji 3. Prof Hong mengatakan dia mengambil wajah, kepribadian dan kebiasaan dari seorang pekerja paruh waktu, tapi saat ini dia tak bisa menghubunginya lagi.


Min Kyu bertanya, mungkinkah dia bisa bertemu dengan model itu. Prof Hong mengatakan, mungkin saja tapi dia berharap jika bertemu, sebaiknya Min Kyu mengabaikannya saja karena akan terlihat aneh jika Min Kyu bersikap seperti sudah mengenalnya. Min Kyu mengiyakan kata-kata Prof Hong.
Lalu Min Kyu menghubungi Jin Bae dan mengatakan dia tidak jadi datang ke acara peresmian perusahaan di Daegu. Jin Bae merasa khawatir, tapi Min Kyu mengatakan baik-baik saja.


Ji A yang merasakan perasaannya campur aduk, masuk ke toilet dan menangis. Hatinya merasa sakit karena dia tak tahu apa yang sebenarnya dirasakannya kini. Ada rasa kaget, senang, sedih dan rindu.


Prof Hong bertemu dengan Yo Cheol di restoran. Yo Cheol menanyakan kebenaran robot Aji 3. Kemudian dia pun memberikan foto Ji A kepada Prof Hong, dia menanyakan antara hubungan keduanya. Yo Cheol mendapatkan semua informasi dari Miami CS, kalo Aji 3 selalu keluar dari rumah Jo Jin Bae.
Prof Hong mengatakan kalau wanita dalam foto itu adalah model karakter dari Aji 3. Lalu Yo Cheol menanyakan, siapa sebenarnya yang ditemui Min Kyu, Aji 3 atau wanita dalam foto itu. Tapi Prof Hong tidak memberikan jawaban. Dia malah pamit kepada Yo Cheol.


Pai yang sedang memeriksa file Aji 3 merasa aneh karena ada folder tak bernama yang di password. Dia bertanya kepada Ssanip, tapi Ssanip tidak mengetahuinya. Ssanip mengatakan sepertinya folder yang akan dihapus. Ketika mereka sedang memeriksanya, datang dua orang yang akan mengatakan dari tim design yang akan mengukur barang-barang di lab.


Ternyata yang datang adalah Miami CS yang menyamar dan atas suruhan dari Yo Cheol untuk menginfeksi komputer di lab Prof Hong. Mereka melihat Aji 3 yang sedang duduk dan diisi daya. Ketika satu orang sedang memperhatikan Aji 3 dan berhasil mengalihkan perhatian Ssanip, sedangkan Hoktal dipanggil Pai untuk membantunya, satu orang lagi berhasil mencolokkan flash disk virus ke dalam komputer.



Tim IT Yo Cheol senang karena mereka berhasil menginfeksi komputer Prof Hong. Mereka bekerja keras untuk memindahkan data-data tentang Aji 3.


Sementara itu Ji A telah sampai di kedai makan milik nenek Hong Jo. Ji A disambut oleh nenek, setelah berbincang sebentar dia langsung mengambil apron dan langsung bekerja membersihkan meja-meja di kedai itu. Nenek Hong Jo sebelumnya telah ditelpon oleh Hong Jo untuk membiarkan apapun yang dikerjakan oleh Ji A.



Sebuah taksi berhenti di depan kedai milik nenek Hong Jo dan penumpangnya adalah Min Kyu. Ternyata Min Kyu mengikuti Ji A sampai ke Geojo, dia memperhatikan Ji A dari kejauhan.


Nenek Hong Jo mendapat telpon dari kapten Park bahwa kapal akan datang, tapi dia bingung karena di kedai tak ada orang yang bekerja. Ji A yang mendengarkan mengatakan kepada nenek kalau dia yang akan mengambil ikan-ikan itu. Dia pun bergegas pergi.


Ji A bertemu tetangga-tetangga di pelelangan ikan, merea sudah saling mengenal. Ji A mengatakan kalau dia akan keluar negeri. Ji A mengatakan dia bisa bahasa inggris, padahal kata-katanya standar saja tapi orang-orang di sana mengatakan kalau Ji A pintar dalam segala hal. Mereka semua tertawa.
Ji A melihat seekor kucing di dekat dermaga, dia mendekatinya dan memberikan ikan asin kepada kucing itu. Dia kembali teringat kepada Min Kyu, sewaktu Min Kyu memakai topeng kucing, lalu dia pun membelai kucing itu.



Kapten Park datang, dan memberikan ikan yang dipesan nenek Hong Jo. Ji A berterima kasih dan membawanya pulang. Sementara Min Kyu masih saja mengikutinya dengan taksi. 


Sesampainya di kedai nenek Hong Jo hari sudah mulai gelap. Ji A menurunkan peti ikan dan membawa ke dalam. 
Min Kyu pun turun dari taksi dan berjalan masuk ke dalam kedai.


Ji A kaget ketika melihat Min Kyu yang berada di hadapannya sedang menatapnya. Min Kyu mengatakan kalau mereka bertemu di dalam kereta, dan dia ingin mengatakan sesuatu.
Ji A yang kaget karena takut penyamarannya sebagai Aji 3 ketahuan, mengatakan kalau dia tak punya waktu berbincang dengan Min Kyu karena banyak pelanggan yang harus dilayaninya. Tapi Min Kyu berkeras ingin berbincang dengannya, dan dia akan menunggu.
Min Kyu langsung duduk lesehan di pojok. 
Ji A yang kebingungan langsung masuk ke dapur, dia tak tahu apa yang harus dilakukan. Dia melepaskan kalung pemberian Min Kyu dan menyimpannya diantara tumpukan mangkuk lalu kemudian dia menelpon Sun Hye. Sun Hye menenangkannya dan mengatakan kalau Ji A harus bersikap biasa-biasa saja dan berpura-pura tak mengenal Min Kyu.
Setelah kedai kosong, Min Kyu masih tetap saja duduk di sana dan menunggu Ji A.


Ji A yang kesal akhirnya mendatangi Min Kyu dan menanyakan mengapa Min Kyu mengikutinya. Ji A mengatakan jika Min Kyu jatuh cinta pada pandangan pertama, dia tidak akan menerimanya karena Min Kyu bukan typenya. Dan Ji A mengancam jika Min Kyu tak pergi juga dia akan menelpon polisi. Min Kyu yang diberondong pertanyaan terbengong dan tak tahu harus menjawab apa. Akhirnya setelah berfikir dia mengatakan kalau dia memesan sashimi karena dia merasa lapar. Ji A menganjurkan ke kedai lain, tapi Min Kyu mengatakan dia ingin makan di kedai ini.
Lalu Min Kyu pun menanyakan, apakah nama Ji A adalah Hong Joo. Akhirnya Ji A kesal dan berlalu dari hadapan Min Kyu. Nenek Hong Joo bertanya pada Ji A, siapa tamunya itu. Ji A mengatakan tidak mengenalnya tapi ketika nenek akan menelpon polisi, Ji A buru-buru melarangnya. Nenek akhirnya mengerti kalau tamu yang datang adalah orang yang menjadi alasan Ji A untuk pergi ke Geojo. Ji A terdiam dan berlalu ke dapur, dia kemudian menelpon Prof Hong tapi tak diangkat. Ji A mengirim sms yang mengatakan kalau Min Kyu ada di sana, tapi Ji A belum mengatakan apa-apa.


Rupanya Hong sedang sibuk memimpin tim Santa Maria untuk memulihkan semua sistem komputernya yang terinfeksi virus. Dia mengerahkan semua anggotanya untuk bekerja keras mengembalikan dan membalikkan keadaan. Ketika Hong bertanya, apakah ada orang yang datang. Mereka langsung tersadar kalau 2 orang yang datang menyamar sebagai tim design adalah yang menginfeksi komputer mereka. 
Berkat arahan dari Prof Hong semua masalah bisa teratasi dan mereka berhasil mengembalikan semua data yang berhasil terinfeksi dan membalikkan virusnya kepada pengirimnya. Tapi sebenarnya ada folder yang tak bisa mereka ambil kembali yaitu folder yang akan dihapus oleh Aji 3, tapi mereka tak menyadarinya.
Hoktal mengatakan virusnya berasal dari Yong San, dan Pai pun mendapat telpon dari Jin Bae, kalau tim design menunda kedatangannya. Prof Hong tahu dan menyadari siapa yang mengirim peretas untuk menginfeksi komputenya.


Tim IT Yo Cheol kecewa karena mereka gagal mengambil semua data dari lab Prof Hong Baek Gyo. 



Yo Cheol yang kecewa dengan keadaannya, minum-minum di bar sendirian. Tiba-tiba Ri El datang menemaninya. Yo Cheol terus mengatakan kalau Ri El adalah orang matrealistis yang mau saja di jodohkan dengan Min Kyu, dia pun mengatakan andai dia bisa mengalahkan Min Kyu sudah pasti Ri El akan di serahkan padanya. Ri El mulai tersinggung dengan kata-kata Yo Cheol yang menganggapnya sebagai benda. Yo Cheol tak tahu kalau sebenarnya Ri El sudah putus dengan Min Kyu, dan itu terjadi karena dia mencintai Yo Cheol.
Yo Cheol yang sedang mabuk terus saja meracau kemudian dia bertanya apa yang membedakan dirinya dengan Min Kyu. Ri El yang kesal, berkata kalau Min Kyu tak pernah berhenti bersikap layaknya pria sejati, dia tak licik dan tak pernah menunjukkan sifat terburuknya seperti Yo Cheol. Ri El beranjak pergi karena kesal.


Ri El pulang ke rumah, dan berpapasan dengan tamu ayahnya. Mereka membicarakan kemungkin Sung Tae menjadi pimpinan perusahaan jika Min Kyu menjadi menantunya.
Setelah tamunya pulang, Sung Tae menanyakan bagaimana pertemuan Ri El dengan Min Kyu tapi Ri El mengatakan kalau dia bertemu Yo Cheol. Dia menanyakan mengapa Yo Cheol di pecat dari CEO, Sung Tae mengatakan kalau selama menjadi CEO, Yo Cheol tak tahu apa-apa dia hanya dikendalikan oleh ayahnya.
Sung Tae pun mengatakan kalau dia telah memindahkan gedung ke yang lebih besar untuk acara pernikahan Ri El. Tapi Ri El mengatakan kalau dia belum bisa mencium Min Kyu, yang maksudnya dia belum berhasil mencintai Min Kyu.
Ri El menanyakan apakah ayahnya sangat ingin menjadi pimpinan perusahaan tapi Sung Tae malah berkata jika dia menjadi pimpinan perusahaan, Ri El akan menjadi istri presdir. Ri El berlalu dengan wajah kesal.


Min Kyu masih menatap makanannya, karena dia tak bisa makan masakan orang lain.  Dia melihat di sebelah mejanya ada anak yang bibirnya belepotan, dia tak tahan melihatnya dan berusaha mendekati dan membersihkan mulut anak itu. Kebetulan nenek Hong Joo melihatnya dan dia terkesan dengan tindakan Min Kyu.
Nenek Hong Joo masuk ke dapur dan melihat Ji A yang sedang berjongkok sambil termenung. Dia mengatakan sebaiknya Ji A tidak membiarkan tamunya sendirian terlalu lama.


Ji A bangkit berdiri dan mendekati Min Kyu serta mengatakan apa sebenarnya yang ingin dikatakan Min Kyu padanya. Min Kyu dan Ji A saling bertatapan.