Rabu, 28 Februari 2018

I AM NOT A ROBOT EPISODE 10


Aji 3 dibawa Prof Hong dari kerumunan banyak orang. Dan meninggalkan Min Kyu. Ji A protes mengapa Prof Hong mengikutinya, karena mereka hampir saja ketahuan. Prof Hong balik menyalahkan Ji A yang mau saja mengikuti Min Kyu keluar, padahal sudah dilarang.
Sebenarnya Prof Hong merasa cemburu dengan Min Kyu. Apalagi setelah melihat Ji A di cium di depan banyak orang.
Karena kesal akhirnya Ji A memutuskan untuk tidur siang, membuat Prof Hong terdiam dari omelannya.


Ternyata Ji A diturunkan di depan rumahnya, tidak dibawa ke rumah Min Kyu. Dan Prof Hong melarangnya untuk datang ke rumah Min Kyu, dengan alasan uji coba robotnya telah selesai dan berarti kerja paruh waktunya sudah berakhir. Prof Hong akan mengirimkan koper Ji A nanti.


Min Kyu menelpon Dokter Oh dan mengatakan kalau dia baik-baik saja berada di kerumunan orang. Tubuhnya bersih tidak ada ruam sedikitpun dan dia juga tidak menggunakan obat atau suntikan. Dokter Oh yang tadinya tidak percaya, akhirnya takjub melihat keadaan Min Kyu setelah melakukan video call, dan melihat keadaan tubuh Min Kyu yang sehat tanpa ruam-ruam. Menurut Dokter Oh, sangat mustahil setelah 15 tahun Min Kyu mencoba berbagai obat, dan tak ada kemajuan. Ini kali pertama, Min Kyu mengalami kejadian yang luar biasa hanya karena sebuah robot.
Dokter Oh menyuruh Min Kyu untuk mencatat semua perubahan-perubahan kecil yang dia alami selama tinggal dengan robot, menurutnya mungkin ada petunjuk untuk menyembuhkan penyakit Min Kyu.


Alat untuk memperbaiki Aji 3 telah tiba dan diterima oleh Pai.


Ji A memutuskan untuk tidak masuk ke dalam rumahnya, dia menginap di tempat pemandian umum. Ketika dia melihat seorang nenek mencium cucunya, ingatannya kembali kepada Min Kyu ketika mencium keningnya di tengah kerumunan orang, dia berusaha melupakannya. Tapi semakin dia melupakannya, semakin dia mengingatnya.


Sama halnya dengan Ji A, Min Kyu pun ternyata sedang memikirkan hal-ha yang kecil sekalipun ketika bersama Aji 3 seperti yang diperintahkan Dokter Oh, dia mengingat-ingat awal keajaiban itu terjadi. 

Dokter Oh menelpon dan menanyakan hal-hal lebih detail lagi kepada Min Kyu.
Dokter Oh : "Kalian menghabiskan waktu 10 hari bersama ? Bagaimana perasaanmu jika dalam waktu 10 hari tidak bisa melihat robot itu ?"
Kim Min Kyu : "Aku....kurasa aku akan agak merindukannya, tapi 10 hari itu terlalu lama."
Dokter Oh : "Kamu pasti telah membentuk persahabatan dengan robot itu. Kurasa itulah penyebab keajaibannya.
Min Kyu kembali mengingat semua kejadian yang telah dialami bersama Aji 3, tiba-tiba ada perasaan berdebar di jantungnya. Dan dia ingat tentang kutipan sebuah buku yang pernah dia baca, "Sebuah hubungan mulai tumbuh di hati seseorang."


Miami Cs sedang memperhatikan Prof Hong Baek Gyoon yang terdiam di dalam mobil di depan gerbang rumah Min Kyu, dan mereka kaget ketika melihat mobil Prof Hong bergerak masuk ke arah pintu gerbang dan masuk halaman rumah Min Kyu. Miami Cs senang akhirnya dia mengetahui persembunyian tim Santa Maria.


Prof Hong masuk ke dalam laboratorium, dan kemudian membahas tentang kelakuan Min Kyu yang menurut mereka tidak pantas kepada Aji 3. Dan mereka memutuskan untuk keluar dari rumah Min kyu dan menawarkan proyek Aji 3 kepada investor lain, semua setuju setelah melihat video yang memperlihatkan adegan ketika Min Kyu mau mencium Aji 3. Tapi Pai mengerti, kalau Prof Hong sebenarnya juga cemburu dengan kedekatan Min Kyu dan Ji A.


Ri El yang merasa kesal karena telah ditolak Min Kyu menceritakannya kepada Yo Cheol. Dia merasa dia tidak punya kekurangan, tapi kenapa Min Kyu tak mau menikah dengannya. Yo Cheol dengan tersenyum lalu menawarkan diri, bagaimana jika Ri El menikah saja dengannya, karena hanya dia yang bisa menghadapi Ri El. Ri El tersenyum, dia berkata kepada Yo Cheol apakah dia bisa meciumnya?
Ketika sedang berbincang serius, tiba-tiba handphone Ri El berdering, ternyata telpon dari Min Kyu yang mengajak Ri El untuk berkencan 3 kali, ciuman dan menikah. Setelah mendapat telpon dari Min Kyu, pergi meninggalkan Yo Cheol. Dan saat itu juga Sekretaris Yoon masuk dan mengatakan kalau tim Santa Maria ada di rumah Min Kyu. Yo Cheol kesal dan marah, membanting barang-barang yang ada di mejanya.




Ri El yang kembali ke ruangannya, melihat tumpukan berkas-berkas di mejanya. Dia tertarik dengan kontes yang diikuti Ji A, dia membuka filenya dan dia merasa kalau semua barangbarang inovasi itu bagus. Dia berencana untuk membuka kembali kontes.


Hari sudah siang ketika Min Kyu menunggu Aji 3 yang tidak muncul-muncul, akhirnya menelpon Prof Hong untuk bertanya. Prof Hong datang dan mengatakan kalau dia akan memutus kontrak proyek Aji 3 dengan Min Kyu. Dia akan mengembalikan dana yang dikeluarkan Min Kyu ketika dia menemukan investor baru. Min Kyu kaget, apa alasannya tiba-tiba kontrak dibatalkan. Prof Hong mengatakan kalau Direktur KM Financial adalah orang mesum yang tertarik secara seksual kepada robot. Min Kyu menolak anggapan itu, dia ingin menjelaskan situasi ketika dia mencium dahi Aji 3, tapi Prof Hong tidak ingin mendengar alasan Min  Kyu dan dia bergegas pergi.


Ji A sedang curhat dengan Sun Hye. Ji A membela Min Kyu kalau dia bukan orang mesum dan psikopat. Min Kyu memang orang yang mudah marah, karena dia sudah sekian lama tinggal sendirian. Sun Hye merasa Ji A sekarang makin membela Min Kyu. Dia ingin kembali ke rumah Min Kyu dengan berbagai alasan. 
Tiba-tiba saja handphonenya berdering, dan dia mendapat pemberitahuan kalau final kontes tidak jadi dibatalkan. Tentu saja Ji A dan Sun Hye kegirangan, apalagi Ji A makin punya alasan kalau dia harus kembali ke rumah Min Kyu untuk mengambil lampu hatinya.


Di tempat lain, Prof Hong dan Pai sedang mencari investor untuk proyek robotnya. Tapi tak semudah yang dibayangkan, semua yang dia hubungi menolak proyeknya.



Ji A yang tiba di depan pintu gerbang Min Kyu, menelpon Pai kalau dia akan mengambil kopernya, tapi Pai bilang kalau Ssanip akan membawa kepadanya dan dia melarang Ji A untuk masuk rumah. Ji A menggerutu, kenapa dia dilarang masuk rumah Min Kyu.
Ketika Ji A membalikkan badan dia melihat pelayang Sung sedang membawa barang dengan mobil barangnya. Pelayan Sung membawa Ji A masuk, karena menurutnya saat itu adalah saatnya Ji A bekerja di rumah Min Kyu.
Ssanip yang melihat Ji A bersama pelayan Sung kaget melihatnya dan diapun menelpon Pai.


Min Kyu memeluk Aji 3 dengan senang karena dia menyangka Aji 3 melarikan diri karena merindukan tuannya.... (sebenernya ga salah juga, pikiran Min Kyu...hehehe)
Kim Min Kyu  : "Kamu harus datang setiap kali tuanmu memanggilmu. Segala upaya yang kukerahkan untuk melatihmu akhirnya terbayar."
Mi Kyu mengelus rambut Ji A, dia tersenyum senang.
Kim Min Kyu : "Tapi pertama-tama kamu harus dimarahi."
Aji 3 : "Apa aku berbuat kesalahan ?"
Kim Min Kyu : "Kamu sebuah robot. Itu masalahmu."
Aji 3 : "Anda akan memarahiku hanya karena aku sebuah robot ?"
Kim Min Kyu : "Ya. Kamu tidak punya hati. Itu sebabnya aku memarahimu. Mulai sekarang, kamu harus belajar tentang diriku setiap hari. Akan ada masukan data yang jumlahnya tidak terhitung. Aku akan berakar di hatimu yang berupa perangkat keras itu. Jika tidak....aku akan merasa bersalah."
Aji 3 : "Itu mungkin membutuhkan banyak daya."
Kim Min Kyu : "Berapa banyak dayamu yang tersisa. Berapa lamu kamu bisa menghabiskan waktu bersamaku ?"
Aji 3 : "Bisa sampai 8 jam dengan Mode Penghematan Daya."
Aji 3 berdalih jika dia dalam Mode Penghematan Daya, jangan buat dia untuk bekerja. 


Min Kyu mengajak Aji 3 untuk duduk. Dia mengatakan bahwa seseorang menanyainya tentang hubungan dia dengan Aji 3, dan Min Kyu bilang bahwa Aji 3 adalah teman pertamanya selama 15 tahun terakhir. Aji 3 yang mendengarnya merasa tersentuh.
Min Kyu berkata, kalau Prof Hong mencoba untuk memisahkan mereka, maka dia akan mengeluarkan dana yang besar agar dia tidak kehilangan Aji 3 dengan alasan apapun.


Min Kyu menggunakan strategi pertama, dengan menawarkan uang untuk Hoktal dan Ssanip, semula mereka menolak tapi lama kelamaan karena jumlahnya yang besar mereka mulai tergoda. Saat itulah muncul Pai yang menolak mentah-mentah berapapun uang yang ditawarkan Min Kyu. Dia tetap mengatakan akan pergi dengan membawa Aji 3. Dan dia meminta Min Kyu untuk mengembalikan Aji 3 yang telah diculiknya. Kemudian dia membawa Ssanip dan Hoktal pergi dari hadapan Min Kyu.


Strategi kedua dilancarkan pelayan Sung. Pelayan Sung memberikan aturan baru yang meringankan untuk tim Santa Maria. Tapi semua tawaran pelayan Sung kembali ditolak anggota tim.

Akhirnya strategi 3, Aji 3 menyarankan Min Kyu untuk membuat masakan bagi tim Santa Maria dan harus Min Kyu sendiri yang mengerjakannya.Semula Min Kyu menolak memasak untuk orang lain, tapi kemudian Aji 3 menggodanya, dengan mengatakan "Kamu mau kehilangan hartamu yang paling berharga ?" dan itu membuat Min Kyu tak berdaya.


Min Kyu mulai memasak sendiri, tapi kemudian dia kecewa karena rasanya kurang enak. Dia mengatakan kalau dia biasa memasak untuk dirinya sendiri, dan dia tak bisa menakar bahan yang dipergunakan untuk membuat makanan 4 orang. Aji 3 mengatakan kalau Min Kyu hanya perlu menambahkan bahan 3 orang lagi. Min Kyu membenarkan dan menyuruh Aji 3 untuk duduk karena nanti dayanya habis.



Min Kyu yang bersemangat untuk memasak, tanpa disengaja melukai jarinya. Aji 3 mendekat dan mengatakan mengapa Min Kyu bersemangat sekali memasak hingga melukai jarinya. Min Kyu berkata karena hanya dengan cara itulah dia bisa melindungi Aji 3. Aji 3 kembali tersentuh dan menatap Min Kyu.

Minggu, 25 Februari 2018

I AM NOT A ROBOT EPISODE 9


Kim Min Kyu mengelus rambut Aji 3 dan menggenggam tangannya, dia berandai-andai jika saja dia dapat mengelus, menggenggam dan mencium cinta pertamanya. Seandainya....
Tapi dia bertekad akan memberikan kalung pemberian ibunya sebagai hadiah untuk wanita terakhir dalam hidupnya. Aji 3 terdiam bingung, tak tahu apa yang harus dilakukan.


Ketika Aji 3 sudah pulang, Min Kyu membuka kotak kenangan yang disimpannya sejak kecil. Dia kembali melihat kartu-kartu ucapan ulang tahun dan hadiah cangkir panda 15 tahun yang lalu. Dia masih ingat betapa bahagianya dia mendapatkan hadiah dan kartu-kartu itu. Min Kyu bahagia, karena hanya Ri El yang masih mengingatnya dengan mengirim kartu-kartu ucapan ulang tahun. 


Keesokan hari, ketika Aji 3 memasuki rumah Min Kyu dia melihat tumpukan surat, dan ada surat petisi darinya yang dikirim oleh Sun Hye. Oleh karena itu dia menyimpannya terpisah agar terlihat oleh Min Kyu. Menurutnya inilah kesempatan terakhirnya, jika ini tidak berhasil juga dia akan menyerah saja.


Min Kyu menelpon restoran dan meminta reservasi untuk dia saja, tidak boleh ada seorang-pun di sana. Dan dia mengajak Aji 3 supaya jadi pelayan. Ketika Aji 3 bertanya, apakah Min Kyu akan melamar ? dia hanya tersenyum.


Di laboratorium, Pai menunjukkan pada Prof Hong, video ketika Min Kyu mendekati wajah Aji 3 untuk menciumnya. Prof Hong marah, dan menganggap Min Kyu adalah seorang yang berpikiran mesum. Dia merasa marah karena cemburu, dan menyuruh Pai untuk memanggil Aji 3. Tapi menurut Pai, Aji 3 sudah tidak ada di rumah dan pergi bersama Min Kyu.


Min Kyu dan Aji 3 sudah berada di restoran kebun. Ketika Min Kyu mengajarinya untuk membuat coklat panas di dalam cangkir panda. Aji 3 sudah mengingatkan, kalau tidak baik jika harus melamar menggunakan cangkir dan coklat panas. Tapi menurut Min Kyu coklat adalah kesukaan Ri El dan cangkir itu hadiah darinya 15 tahun yang lalu. Dan Min Kyu ingin mengingatkan Ri El dengan itu semua. Akhirnya Aji 3 mengangguk dan menuruti semua keinginan Min Kyu.


Ri El datang, Min Kyu menyambutnya dengan bahagia. 
Ketika Aji 3 menyajikan minuman, Ri El kaget karena yang disajikannya coklat panas. Menurut Ri El dia sudah tidak menyukainya coklat panas karena terlalu manis, mengandung banyak gula dan dia juga lupa tentang cangkir panda, hadiah yang dia beri 15 tahun yang lalu. Menurut dia cangkir itu sangat ketinggalan zaman. Dia tak ingin membicarakan masa lalu, karena dengan begitu, Min Kyu kelihatan tua dan kuno. 
Tapi Ri El meminumcoklat panasnya untuk menghormati Min Kyu, meskipun hanya sedikit karena terlalu manis. Aji 3 yang mendengarnya merasa kesal, karena Ri El sudah 2 kali menghina Min Kyu.


Ri El menanti jawaban Min Kyu tentang lamarannya tempo hari. 
Min kyu mengatakan dia tak bisa mengajak Ri El berkencan 3 kali atau pun menciumnya. Dia tak bisa menikahi Ri El, tapi dia ingin memberikan kalung ibunya sebagai hadiah. Tapi Ri El menolaknya, dia tak bisa menerima itu sebagai hadiah dari seorang teman.


Karena merasa sudah mendengar jawaban dari Min Kyu. Ri El mengajak bersalaman untuk melupakan tentang pernikahan mereka. Min Kyu dengan berat hati menerima ajakan jabat tangan Ri El meskipun dia tahu akibatnya. 


Sepeninggalnya Ri El, Min Kyu kesakitan karena alerginya kambuh. Dia kesal dengan kea-daan dirinya yang seperti itu, ditengah keputusasaannya dia memutuskan untuk tidak menyuntik dirinya, kemudian dia pun berjalan ingin membuang kalung pemberian ibunya ke danau, tapi dicegah oleh Aji 3. 
Dia marah ketika Aji 3 mendekatinya dan menyuruh Aji 3 untuk menjauh.


Dia tak jadi membuang kalungnya dan duduk di bangku panjang sambil menangis menye-sali keadaannya. Aji 3 hanya bisa menatap punggung Min Kyu dengan sedih. Sementara indikator detak alerginya terus naik, ruam-ruam di kulitnya mulai muncul lebih banyak, tapi Min Kyu tetap terdiam sedih, tak berusaha untuk menyuntik badannya. 
Tiba-tiba saja hujan turun dan Aji 3 memayunginya dengan payung transparan ciptaan Ji A yang dibuat oleh Prof Hong.


Min Kyu perlahan menoleh kepada Aji 3, dan Aji 3 tersenyum. Lalu menengadah ke atas, mereka melihat hujan yang jatuh lewat payung transparan. Min Kyu berulang kali menoleh ke arah Aji 3 yang tersenyum, hingga hujan berhenti. Dan tiba-tiba tanpa disadari, indikator alergi  Min Kyu turun menjadi normal.


Min Kyu mengulurkan tangan dan menggenggam tangan Aji 3 untuk mengajaknya pulang. Baru saja beberapa langkah tiba-tiba dia tersadar, kalau alerginya hilang padahal dia tidak menyuntikan obat.


Ketika dia sedang bingung dengan melihat kedua tangannya, tiba-tiba penjaga kebun me-nabraknya hingga terjatuh dan merangkulnya. Min Kyu yang semula marah, menjadi ter-tawa dan memaksa memeluk tukang kebun sekali lagi, karena dia ingin memastikan kalau alerginya tidak kambuh jika dia bersentuhan dengan manusia. Dia kesenangan seperti orang gila karena merasa dirinya sudah sembuh.


Min Kyu mengajak Aji 3 untuk berbaur dengan orang-orang, untuk lebih memastikan kalau alerginya sudah sembuh. Semula Min Kyu ragu setelah melihat kerumunan orang banyak, tapi Aji 3 meraih tangannya dan memastikan semua akan baik-baik saja.
Min Kyu dan Aji 3 berjalan diantara orang-orang banyak, Min Kyu senang. Bahkan dia membelikan Aji 3 boneka dan berfoto selfi sambil memakai topi.
Dia pun menonton pertunjukan nyanyi sambil duduk di sebelah orang lain, dan ikut bergem-bira bersama dengan saling menggenggam tangan orang yang di sebelahnya sambil bernyanyi-nyanyi.

Dokter Oh akhirnya menelpon. Min Kyu mengabarkan keadaannya yang sudah sembuh dengan gembira kepada Dokter Oh. Dokter Oh tidak percaya kalo Min Kyu bisa sembuh total. Min Kyu berulang kali meyakinkannya bahwa tidak muncul ruam ketika bersentuhan dengan orang lain, dan indikator alerginya tidak naik.


(Saat itu juga Prof Hong tiba disana, dia mencari Aji 3 dan Min Kyu menggunakan GPS. Dia marah dan kesal pada Min Kyu yang dianggapnya mesum karena mencoba mencium Aji 3).


Tapi hal yang tak diinginkan terjadi lagi. Ketika Min Kyu masih berbicara di telpon dengan Dokter Oh, Min Kyu tersenggol seseorang yang sedang berjalan dan tiba-tiba indikator alerginya naik lagi. Min Kyu bingung karena alerginya kembali kambuh, sedangkan Dokter Oh khawatir jika terjadi sesuatu yang buruk terhadap Min Kyu.


Ruamnya kembali muncul lebih banyak dan indikator semakin naik. Min Kyu makin kebi-ngungan, karena dia tak membawa pil atau suntikan. Dia menoleh dan melihat Aji 3 yang sedang mencari-carinya, dia kembali bingung karena kali ini indikator alerginya mulai turun dan ruamnya mulai hilang, sebaliknya ketika dia tak bisa melihat Aji 3 karena terhalang orang lain indikator alerginya kembali naik. 


Dia mengatakan kepada Dokter Oh kalau dia sudah tahu apa jawabannya. Dia mulai me-ngerti, mengapa alerginya menghilang dan dia bisa hidup normal. Itu semua adalah karena seseorang yang bukan manusia.
Lalu Min Kyu berlari mendekati Aji 3 dan memeluknya, kemudian mencium keningnya. Aji 3 yang kaget, terdiam saja ketika Min Kyu melakukan hal itu.



Kim Min Kyu : "Ini berkat dirimu. Karena kamu ada di sisiku."
Kim Min Kyu melepaskan pelukan : "Aku akan membelikan baterai yang paling tahan lama di dunia. Tetaplah denganku sampai aku mati. Tetaplah denganku selamanya. Kamu adalah harta milikku yang paling berharga."


Prof Hong tiba di sana dan melihat semua kejadian itu, dia berjalan dengan marah mende-kati dan memukul Min Kyu karena berbuat yang tak seharusnya dengan Aji 3.


Prof Hong menarik Aji 3 supaya ikut pulang dengannya, tapi Min Kyu menahannya dan me-narik Aji 3 untuk tetap dengannya karena dia tuannya. Prof Hong tak mau mengalah karena dia merasa, dia yang membuatnya. Aji 3 bingung di tarik-tarik ke sana kemari, akhirnya dia memutuskan untuk mode stand by karena baterainya habis..... (hahaha...bisa aja Jo Ji A untuk melarikan diri dari situasi yang sulit)

Kamis, 22 Februari 2018

I AM NOT A ROBOT EPISODE 8


Ketika Min Kyu membuka pintu, dia terkejut karena Prof Hong keluar dari gudang. Min Kyu curiga seakan dia di awasi, karena menurutnya kenapa waktunya pas sekali Prof Hong keluar ketika dia mau masuk. Tapi Prof Hong beralasan dia keluar karena akan membeli koyo untuk anak buahnya yang telah seharian di pekerjakan oleh pelayan Sung untuk mengecat rumah. Dia tak tahu kalau ada Min Kyu di sana.
Prof Hong bertanya, kenapa Min Kyu ada di sana. Min Kyu berkata dia ingin bertemu dengan Aji 3. Tapi Prof Hong melarangnya karena Aji 3 sedang di charge. Min Kyu bersikeras ingin menemui Aji 3 selagi di charge, Prof Hong keberatan dengan alasan baterainya bisa meledak.
Min Kyu tidak percaya, karena beberapa menit yang lalu dia mendengar Aji 3 sedang berbicara. 

Kim Min Kyu : "Sebenarnya aku enggan mengatakannya, beberapa menit yang lalu aku mendengar Aji 3 berbicara. Bagaimana cara kamu menjelaskannya ?"
Prof Hong : "Sensor kulitnya sedang rusak, jadi kami sedang memperbaikinya. Anda terlalu sering menyentuhnya, sebaiknya anda menahan diri.... Itu akan menghabiskan banyak uang."
Kim Min Kyu : "Itu terserah aku."
Prof Hong : "Lantas, itu juga terserah aku mau mengirim Aji 3 kepada anda atau tidak."
Kim Min Kyu : "Kamu bisa berkemas sekarang jika tidak menuruti perintahku."
Prof Hong : "Baiklah, kami akan berkemas."
Kim Min Kyu : "Tunggu..."
Dan akhirnya dia bergegas meninggalkan Prof Hong dengan kesal. Prof Hong tersenyum.

Hoktal menjelaskan pada Jo Ji A kalau lampu merah yang berjalan adalah Min Kyu, karena  mereka memasang alat pelacak di handphone Min Kyu, jadi kemana pun dia pergi selama membawa handphone, akan bisa dilacak. Jo Ji A tersenyum sambil memuji mereka.


Ketika Min Kyu sedang merenung di dalam kolam renang. Dia mendengar Hoktal dan Ssanip mendekati kolam renang. Dia masuk ke dalam air. 
Hoktal dan Ssanip pergi ke kolam renang untuk berenang mengikuti anjuran Jo Ji A, mereka dengan senang membayangkan akan berenang agar badannya tak sakit lagi karena mengecat tadi. Tapi ketika baru saja mereka turun ke dalam kolam renang, mereka kaget melihat Min Kyu di dalam kolam renang. 


Mereka kembali naik dan lari ketakutan karena melihat Min Kyu. Mereka saling menggerutu, dan mengatakan Min Kyu adalah gila dan tidak waras.



Sementara itu, Prof Hong yang sedang galau, memperhatikan Jo Ji A yang sedang tidur. Pai yang merasa terganggu menanyakan apa yang mengusik pikiran Prof Hong. Lalu Prof Hong menunjukkan rekaman video ketika Min Kyu terserang alergi, menurutnya Min Kyu tidak normal, dan dia ragu untuk melepaskan Ji A kepada Min Kyu.
Tapi menurut Pai, Ji A mengatakan kalo Min Kyu orang yang normal. Pai menanyakan, apakah ketika masih berpacaran, Ji A orang yang tak bisa dipercaya? Prof Hong mengatakan Ji A adalah orang yang bisa dipercaya.
Oleh karena itu, Pai mengatakan kalau sebenarnya Prof Hong lah yang tak bisa melepaskan Ji A.



Jo Jin Bae yang gelisah di tempat tidur, diajak Hong Joo untuk minum bir. Hong Joo menanyakan kabar Ji A. Tapi Jin Bae tidak tahu, karena Ji A tak pernah mengangkat telpon darinya. Hong Joo mengatakan kalau Ji A berkencan dengan pria yang salah, dia berkencan dengan seseorang yang membuat robot. Jin Bae kaget, karena ternyata Ji A berkencan denga Hong Baek Gyoon, pimpinan tim Santa Maria.


Prof Hong yang duduk di depan montior masih galau, sambil memandangi Ji A yang sedang gelisah di tempat tidurnya. Dia kembali mengingat pertemuan pertamanya dengan Ji A. Waktu itu Ji A minta dibuatkan payung, yang bisa berubah menjadi transparan. Menurut Ji A, senang sekali jika punya payung seperti itu. 

Jo Ji A : "Saat pasangan berjalan bersama di bawah payung, dengan satu tombol, payungnya bisa dibuat transparan dan mereka pun bisa melihat hujan. Jika tiba-tiba mereka ingin berciuman payungnya dibuat buram, jadi tidak akan ada yang melihat."
Jo Ji A : "Orang-orang akan menyukai payung ini, bukan ?"
Prof Hong : "Mungkin saja... Tapi hanya beberapa orang saja yang akan menginginkannya, bukan ?"
Jo Ji A : "Kita tak boleh membuat sesuatu yang hanya dipakai beberapa orang ? Aku ingin membuat barang yang akan berguna buat orang-orang meski mereka belum mengetahuinya."
Jo Ji A :"Aku tidak mempunyai keahlian tekhnologi untuk membuat barang, jadi mau meminjam tangan dan otak orang pintar seperti anda. Akan lebih baik jika kita menghasilkan uang."
Prof Hong hanya mendengarkan sambil terdiam.


Jo Ji A sedang terduduk di taman, memperhatikan orang-orang yang lalu lalang. Dan dia membuat sketsa barang yang cocok untuk dipakai seorang pria botak agar tak menjadi bahan tertawaan orang-orang yang melihatnya. 
Ketika Ji A sedang asyik menggambar, dia dikejutkan dengan hujan yang turun. Oleh karena itu dia buru-buru merapikan tasnya untuk pergi. Tapi tanpa disangkanya ada sebuah payung yang menaunginya dari air hujan, dan ketika dia menoleh ternyata Prof Hong tersenyum membawa payung yang Ji A inginkan. Ji A tersenyum senang.


Hari itu Jo Jin Bae datang untuk menemui Prof Hong. Untung saja Ji A sudah pergi ke rumah Min Kyu dan robot Aji 3 disembunyikan di kamar mandi. Jin Bae memperkenalkan diri sebagai kakaknya Jo Ji A dan Prof Hong memperkenalkan diri sebagai mantan pacar Jo Ji A.



Sementara itu Min Kyu yang senang bisa bertemu dengan Aji 3 merasa kesal karena Aji 3 bersikap dingin. Dia ingin bertanya dan berbicara dengan Aji 3, tapi kenapa dia bersikap seperti itu. Menurut Aji 3, teman Min Kyu banyak, kenapa harus menunggunya. 

Min Kyu : "Tidak, aku hanya bisa bertanya dan bicara banyak denganmu."
Aji 3 : "Lantas gadis yang kemarin itu ? Cinta Pertamamu. Jika bukan teman, lantas apa ?" (sepertinya Ji A mulai merasa cemburu....qeqeqe)
Kim Min Kyu : "Dia bukan teman..."
Aji 3 : "Sungguh ?" (tersenyum tersembunyi...)
Kim Min Kyu : "Dia seorang wanita." (ooooooo Ji A kecewa...... )
Kim Min kyu : "Aku belum pernah pacaran, tapi kenapa aku merasa seperti ditekan mantan pacarku ? Tidak, lebih seperti, pola percakapan ini terasa sangat familier... "
Aji 3 tidak menanggapi dia lebih tertarik pada bungkusan di atas meja.



Aji 3 menanyakan kenapa kalung itu belum dikeluarkan. Min Kyu bertanya kenapa Aji 3 tahu kalau bungkusan itu berisi kalung. Aji 3 baru tersadar kalau dia sedang menjadi robot, lalu dia beralasan kalau dia hanya menebaknya saja.
Min Kyu meminta Aji 3 yang membukanya dan memastikan kalau kalung itu masih bagus. Aji 3 yang kesal akhirnya membuka dan menunjukkan kalau kalung itu masih sangat bagus. Min Kyu dengan manja meminta Aji 3 untuk memasangkan di lehernya. Dan Min Kyu merasa senang karena akhirnya kalung itu kembali padanya.


Aji 3 : "Kamu senang kenang-kenangan dari ibumu sudah kembali ?"
Kim Min Kyu : "Ini juga milik ayahku."
Kim Min Kyu : "Satu malam di bawah hujan meteor di atas bukit, ayahku melamar ibuku dengan kalung ini. Di dalamnya ada meteorit, batu bintang. Ini berarti ayahku mau menjadi bagian bintang dari diri ibuku."


Kim Min Kyu : "Aji 3, tunjukkan aku langit malam di gunung Hwangmae."
Kim Min Kyu : "Di sanalah ayahku melamar."
Aji 3 : "Wah....."
Kim Min Kyu : "Kamu sangat terkesan. Pada saat seperti ini, kamu seperti manusia sungguhan."
Kim Min Kyu : "Baiklah, pada musim dingin ini, saat ada hujan meteor, aku akan mengajakmu ke sana."
Aji 3 (dalam hati merasa sedih) : "Dia akan bersama Aji 3 saat itu, bukan aku." 
Kim Min Kyu : "Aji 3... jika akhirnya aku menikahi seseorang, aku akan melamarnya dengan ini."


Ye Ri El yang mau mulai bekerja, datang untuk menunggu Min kyu datang ke kantor tapi ternyata dia tidak ada. Ye Ri El akhirnya menemui Yo Cheol di kantornya. Dia menceritakan kalau ayahnya menginginkan dia menikah. Yo Cheol yang ternyata diam-daim menyukai Ri El kaget dan sedih, ketika dia bisa menebak laki-laki yang dijodohkan dengan Ri El.


Min Kyu yang masih bingung dengan keadaannya, meminta pendapat Aji 3.
Kim Min Kyu : "Dengarkan baik-baik Aji 3, aku punya teman dan baru-baru ini, dia dilamar cinta pertamanya."
Aji 3 : "Kamu ?"
Kim Min Kyu : "Bukan aku, teman aku. Tapi teman itu mengidap penyakit sepele."
Aji 3 : "Kamu ?"
Kim Min Kyu : "Bukan aku. Temanku....temanku."
Aji 3 : "Anggap saja begitu. Memang apa penyakitnya ?"
Kim Min Kyu : "Itu sangat rumit. Satu kesalahan kecil saja, dia bisa mati."
Aji 3 : "Alergi ?"
Kim Min Kyu :"Bisakah dia hidup dengan cinta pertamanya ? tanpa memberitahu penyakitnya ?"
Aji 3 : "Kenapa dia tidak bisa bilang ? Apa alergi itu menyusahkan ? Tidak ada yang tahu apa sebabnya ?"
Kim Min Kyu : "Akan kukatakan sekali lagi. Dengarkan baik-baik. Mereka tidak bisa bergandengan atau berciuman. Mungkinkah pernikahan semacam itu terjadi ?"
Aji 3 : "Baiklah. Jadi kamu.....bukan...bukan... teman kamu mengidap penyakit yang tidak fatal, tapi tetap bisa membunuhnya. Itu sangat rumit. Cinta pertamanya melamarnya dan temanmu khawatir soal bisa atau tidaknya dia menikah atas dasar cinta saja."
Kim Min Kyu : "Benar..."
Aji 3 : "Kenapa cinta disebut cinta ? Karena kamu harus bisa melompat tebing dengannya."
Kim Min Kyu : "Kamu salah..Tidak semudah itu."
Aji 3 : "Cinta pertamamu masih membuatmu berdebar-debar ?"
Kim Min Kyu : "Ya. Begitu mendengar dia akan kembali, aku merasa bersemangat dan hatiku merasa tidak karuan."
Aji 3 : "Astaga... "
Kim Min Kyu : "Kenapa? apakah itu buruk ?"
Aji 3 : "Kenapa begitu ? Itu hatimu."
Kim Min Kyu : "Maksudmu ?"
Aji 3 : "Kamu merasa bersemangat dan hatimu tidak karuan. Kamu bisa apalagi selain mencobanya."
Aji 3 : "Datangilah gadis itu. Maksudku, cinta pertamamu. Beritahu dia hal yang mengusikmu, lalu genggam tangannya."
Kim Min Kyu : "Ahh...kamu tidak mendengarkan ucapanku ? Kami tidak bisa bergandengan."
Aji 3 : "Kenapa tidak ?"
Kim Min Kyu : "Karena alergi itu ?"
Aji 3 : "Alergi apa ?"
Kim Min Kyu : "Alergi kontak fisik dengan manusia."
Aji 3 terdiam kaget....
Kim Min Kyu pun kaget dengan apa yang baru saja dia katakan, rahasia penyakitnya....
Tapi Aji 3 kembali santai, karena dalam pencarian robot Aji 3 tidak ada penyakit semacam itu.


Min Kyu merasa lapar, dan mengajak Aji 3 untuk memasak. Aji 3 yang melihat, kepiting kecil di dalam panci, langsung berselera dan menelan ludah, karena menurutnya kepiting kecil itu lezat sekali jika di goreng dan ditumis. Dan Aji 3 menyarankan untuk memberikan sebagian kepiting itu kepada tetangga yang ada di gudang. Min Kyu bilang dia sudah mengirimkannya ke sana.... (sambil tersenyum mencurigakan...)
Hoktal, Ssanip dan Pai sangat senang mendapatkan kiriman bahan makanan dari Min Kyu. Tapi mereka kaget, ketika melihat isinya yaitu kepiting kecil. Kepiting-kepiting itu keluar sebagian ketika Ssanip menghentakkan kotaknya.


Kepiting-kepiting kecil yang berhamburan, berjalan-jalan ke sana ke mari tak bisa ditangkap oleh Hoktal dan Ssanip. Hingga mengerubungi badan Prof Hong dan Jo Jin Bae yang sedang bicara serius tentang mengapa Prof Hong membuat robot dengan wajah Jo Ji A. Jo Jin Bae khawatir dengan perasaan Jo Ji A nantinya. Dan Jin Bae menyarankan jika uji cobanya telah selesai wajah robot itu harus diganti, karena jika tidak diganti, dia akan menuntut Hong.


Selesai masak, Min Kyu memuji Aji 3 karena telah menyarankan dia untuk mencari resep internasional, dan kali ini masakannya sangat lezat. Dia menceritakan, kalau dia tak bisa makan masakan orang lain. Dimulai sejak 15 tahun lalu, ketika orang tuanya meninggal. Pertama-tama dia hanya minum susu dan makan mi mangkuk, ramyeon juga. Lalu dia mulai memasak nasi dan membuat bubur, juga memasak sup dan semur. Setelah lusinan kali mencoba, baru dia berhasil membuat masakan yang enak. 


Aji 3 yang mendengarnya merasa terenyuh, dia membayangkan Min Kyu kecil hidup sendirian, makan mi mangkuk yang tidak enak karena kurang matang.
Menurut Min Kyu, rasa adalah kenangan. Ibunya selalu masak untuknya di rumah. Setelah banyak latihan, akhirnya dia bisa memasak hampir semua masakan ibunya berdasarkan rasa dalam kenangannya.


Tapi dia merasa menyesal karena tidak bisa mempelajari banyak hal dari ayahnya, contohnya bercukur.
Aji 3 kembali membayangkan Min Kyu kecil yang tak bisa bercukur, malah melukai wajahnya dengan pisau cukur. 
Dalam bayangannya dia menyentuh bahu Min Kyu kecil dan mengatakan kalau terlepas dari semua kesakitan itu, Min Kyu telah tumbuh dengan baik. 


Dan Aji 3 kaget setelah tersadar dari lamunannya, karena yang dia pegang bahunya bukanlah Min Kyu kecil. Min Kyu merasa tersentuh dengan perlakuan Aji 3.


Kim Min Kyu : "Sekarang.....hatiku terasa tidak karuan lagi."
Aji 3 : "Anda memikirkan cinta pertama anda ?"
Kim Min Kyu : "Ya... Andai saja dia robot sepertimu aku pasti bisa mengelus rambutnya, menggenggam tangannya. Pergi ke berbagai tempat yang di datangi banyak orang. Serta menciumnya, itulah keinginanku...."