Selasa, 20 Februari 2018

I AM NOT A ROBOT EPISODE 6


Kim Min Kyu : "Hai, Aji 3."
Aji 3 (asli) : "Aku mencintai anda, Tuan. Ada yang bisa ku bantu ?"
Kim Min Kyu : "Datanglah ke rumah."
Aji 3 (asli) : "Baik, Tuan."

Jo Ji A : "Apa itu ?"
Prof Hong : "Itu sistem pengendali jarak jauh. Si Tongkat berkaki tiga memintanya."


Kim Min Kyu : "Aji 3, apa yang dulu ada di sana ?"
Aji 3 : "Istana yang dibuat dari kartu remi."
Kim Min Kyu : "Kenapa tak ada lagi di sana ?" 
Aji 3 : "Anda merapikannya."
Kim Min Kyu : "Ya, aku merapikannya. Karena anjing pemburu membuat kekacauan di tempat ini."
Aji 3 : "Mau ku buatkan istana yang baru ?"
Kim Min Kyu : "Aku membutuhkan waktu 15 tahun untuk membangunnya."
Aji 3 : "15 tahun ?"
Kim Min Kyu : "Aku mulai membangunnya bersama ayahku 15 tahun yang lalu, dan aku menambahkannya hingga sekarang. Itulah sebabnya aku marah sekali waktu kamu merobohkannya."
Aji 3 merasa bersalah.
Kim Min Kyu : "Tapi lihat, matahari bersinar terang melewati jendela itu. Aku suka duduk di bawah jendela ini. Aku selalu mengira ruangan ini gelap sekali. Aku tidak pernah mengira itu disebabkan istana kartu. Aku ingin kamu mengingat wajah dan emosiku saat ini."
Kim Min Kyu : "Aji 3, kamu membawa kembali sinar matahari ke dalam hidupku. Tuanmu sangat senang sekarang."
Aji 3 masih terdiam, dia merasa tersentuh dengan keadaan saat itu.


Tiba-tiba tanpa terduga, Hwang Yo Cheol terlihat di depan CCTV pintu gerbang.
Kim Min Kyu menyuruh Aji 3 sembunyi, tidak boleh keluar. Dan mengatakan kepada pelayan Sung untuk menyampaikan pesan kepada Prof Hong dan timnya agar tetap di dalam gudang dan tidak boleh keluar.


Hwang Yo Cheol menanyakan alasan Min Kyu membatalkan penjualan Daeyang Shipbuilding karena dia adalah CEO nya.
Menurut Min Kyu, merger dan akuisisi dilakukan saat kita membeli barang senilai 10 dolar dengan harga 5 sen dan menjualnya dengan harga 5 dolar. Hwang Yo Cheol membantahnya dengan alasan Martin akan membelinya dengan dua kali lipat. Min Kyu tak percaya, dan Hwang Yo Cheol tidak puas dengan jawaban Min Kyu, dan berjalan pulang.


Kim Min Kyu : "Aji 3, kamu tahu siapa mereka ?"
Aji 3 : "Sebelah kiri Pimpinan KM Financial Hwang Do Won dan sebelah kanan CEO KM Financial Hwang Yo Cheol. Mereka berdua orang kaya."
Kim Min Kyu : "Siapa bilang mereka kaya ? Itu berita palsu. Hapus."
Kim Min Kyu : "Aji 3, kedua orang itu adalah musuh utama tuanmu. Yang terburuk dari yang terburuk."
Aji 3 : "Kenapa ?"
Kim Min Kyu : "Ceritanya panjang, masukkan saja. Jika sampai bertemu mereka, kamu harus sembunyi. Jangan sampai mereka melihatmu."
Aji 3 : "Kenapa ?"
Kim Mn Kyu : "Mereka berdua tahu, mungkin kamu adalah robot. Dan jika itu terjadi mereka akan menghancurkanmu."
Aji 3 terdiam.


Pemberitahuan dari CCTV gerbang berbunyi lagi, dan Jo Jin Bae datang. Min Kyu memerintahkan Aji 3 membuatkan kopi. Aji 3 yang lupa dengan bangganya mengatakan bahwa dia pernah bekerja di cafe, tapi kemudian dia tersadar kalau dia sedang menjadi robot. Beruntung Min Kyu tidak memperhatikan ucapannya.
Di luar Min Kyu sedang berbicara dengan Jo Jin Bae. 
Joo Jin Bae : "Tim kontribusi sosial akan mendapatkan ketua baru. CEO Hwang Cheol akan memilih seseorang yang tidak dikenal."
Kim Min Kyu : "Dia berbuat bodoh lagi. Padahal aku akan membubarkan tim ini."
Jo Jin Bae : "Berikutnya adalah hal yang anda katakan kepadaku secara rahasia. Pimpinan Hwang menggunakan kartu kantor di sebuah hotel dua hari yang lalu. CEO grup Bold, John Martin menginap di sana sekarang."

Aji 3 kaget ketika melihat tamu yang akan diberi kopi adalah kakaknya. Ketika dia bingung antara menyajikannya atau kembali ke rumah, tiba-tiba  Min Kyu berkata.
Kim Min Kyu : "Bawa kemari."
Aji 3 jalan menyamping menyajikan kopi kepada Min Kyu kemudian jalan mundur untuk menyajikan kopi kepada kakaknya.
Jo Jin Bae kaget ketika menoleh, Aji 3 menutupi wajah dengan rambutnya..... (hahaha...kocak)


Kim Min Kyu : "Hei, ada apa dengan rambutmu?"
Aji 3 : "Anginnya terlalu kencang."
Jo Jin Bae menoleh sambil berkata ragu : "Siapa...."
Kim Min Kyu : "Ini Aji 3. Kamu tidak tahu ?"
Jo Jin Bae : "Ah....terakhir kemari, aku tidak melihatnya."
Kim Min Kyu : "Kamu harus menyapanya karena sekarang sudah bertemu. Aji 3, Ini Jo Jin Bae, Kepala Investigasi."
Aji 3 menoleh sekilas masih dengan rambut yang menutupi wajahnya : "Halo..."
Jo Jin Bae : "Dia terasa tidak asing dan sangat hidup."

Aji 3 melangkah akan meninggalkan tempat itu, tetapi dilarang Min Kyu dan harus tetap berdiri di tempat. Min Kyu kembali menanyakan kepada Jo Jin Bae, berkas untuk menuntut Jo, tapi Jo Jin Bae bilang berkasnya belum dibuat, karena dia berpikir waktu terakhir bertemu Min Kyu membatalkannya. Menurut Min Kyu dia tidak membatalkan tuntutannya, tapi dia akan menunggu jika kalung itu tidak dikembalikan, tuntutan akan kembali dilanjutkan.
Jo Ji A kesal melihat kakaknya menunduk dan membungkukkan badan kepada Min Kyu, yang dianggapnya bedebah, karena masih ingin memperkarakan kalung yang hilang.


Min Kyu masuk ke dalam diikuti Aji 3, sambil membicarakan Jo Jin Bae. Aji 3 membela Jo Jin Bae dengan mengatakan dia jujur, pekerja keras, ulet dan sangat baik. Min Kyu membenarkan semua penilaian Aji 3 yang sama dengan penilaian orang lain, tapi dia masih ingin mengujinya.
Lalu Min Kyu menyuruh Aji 3 mengganti baju, karena dia akan mengajaknya pergi ke suatu tempat. Aji 3 serasa mendapat angin segar dengan mengontak Sun Hye agar berdemo di depan kantor Min Kyu, supaya Min Kyu melihat aksi demo dan dia menarik kembali keputusannya yang membatalkan penilaian terakhir kontes yang diikuti Jo Ji A.
Ternyata harapan Aji 3 tidak terkabul, karena walaupun melihat aksi demo tapi Min Kyu tetap tidak bergeming dengan keputusannya. Menurut Min  Kyu, Kepala Kontribusi Sosial yang membawahi kontes telah menggelapkan dana, dengan mengambil potongan dari orang yang menyumbang. Aji 3 terdiam dan kaget mendengarnya.



Ternyata yang ditemui Min Kyu adalah Ye Sung Tae, ayah dari Ye Ri El, teman masa kecil sekaligus cinta pertamanya. Ye Sung Tae menyarankan Min Kyu untuk berinvestasi di Geumho Steel, tapi Min Kyu mengatakan kalo dia hanya menjual dan membeli perusahaan, tidak berinvestasi. Menurut Ye Sung Tae, ayah Min Kyu menjadi pengembang perusahaan yang berhasil dan sekarang Min Kyu merusak perusahaan ayahnya. Tapi Min Kyu membantah, kalo ayahnya akan bahagia melihat keadaannya sekarang. Ye Sung Tae juga mengabarkan kedatangan Ye Ri El. Min Kyu terdiam.
Min Kyu menjelaskan kematian kedua orang tuanya karena kecelakaan kepada Aji 3. Ketika melihat Min Kyu bersedih, Aji 3 berusaha membuat tingkah lucu dengan mode teman. Min Kyu akhirnya tersenyum, yang membuat Aji 3 bahagia melihatnya. 


Sekretaris Yoon memperlihatkan file Program pengembangan robot dari tim Santa Maria kepada Hwang Yo Cheol. Dia menjelaskan proyek tersebut digagas oleh Direktur Park, Pimpinan Daeyang sebelum meninggal. Yo Cheol marah karena dia tidak mengetahui ada proyek tersebut. Menurut Yoon, yang mengetahui proyek tersebut hanya Hwang Do Won, Yo Cheol dan dirinya. Sebelumnya dia diminta Do Won untuk merahasiakan ini dari Yo Cheol.


Tim Santa Maria berhasil memperbaiki mesin detektor yang rusak dan pelayan Sung sangat senang, karena jika memanggil tekhnisi membutuhkan beberapa hari untuk memperbaikinya. Prof Hong bertanya, mengapa Min Kyu sampai menggunakan alat detektor. Menurut pelayan Sung, dulu Min Kyu sering mendapat kiriman hal-hal yang aneh dan mengerikan dari sampah makanan, pecahan gelas, kapak sampai boneka voodoo untuk mengutuknya. Itulah sebabnya dia menggunakan alat detektor.


Min Kyu gelisah dan jantungnya berdebar-debar memikirkan kedatangan Ye Ri El. Dia membuka kotak tempat surat-surat dan hadiah ulangtahun yang dikirim Ri El. Dia tersenyum bahagia.


Besoknya Min Kyu dengan bahagia menyambut kedatangan Ye Ri El, dan menyuruh Aji 3 untuk tidak keluar. Aji 3 melihat dari jendela dan mengagumi Ri El.
Ri El mengatakan kepada Min Kyu kalau dia telah ditunjuk sebagai Kepala Kontribusi Sosial dan dia mengatakan juga kalau ayahnya menginginkan dia menikah dengan Min Kyu, meskipun dia tahu alasannya karena Min Kyu kaya. 
Ri El mendekati Min Kyu dan menepuk pundaknya, kalau dia bersedia menikah dengan Min Kyu, menurutnya lebih baik punya uang banyak dengan teman yang sudah dikenalnya dengan baik, daripada sengsara menikah dengan orang kaya lain. Min Kyu kaget dan mulai merasakan alerginya kambuh. Tapi kemudian Ri El kembali memegang tangan Min Kyu dan mengajaknya berkencan setidaknya 3 kali, hingga dia bisa mencium Min Kyu.


Akibat sentuhan tangan Ri El membuat alergi Min Kyu makin parah, ruamnya bertambah banyak, detak jantungnya makin cepat. Karena sudah tak tahan menahan rasa sakit dan sesak nafas dia pamit dan menyuruh Ri El untuk pulang. Aji 3 yang melihat dari jendela bingung melihat keadaan Min Kyu yang lari seperti kesakitan.


Sampai di dalam rumah Min Kyu sangat kesakitan dan berusaha membuka kamar dengan susah payah. Setelah berhasil masuk ke kamar dia berusaha membuka laci untuk mengambil suntikan, tapi dia tak bisa meraihnya dan akhirnya jatuh dengan nafas yang sudah tersengal-sengal. Aji 3 yang lari masuk ke kamar, kaget melihat keadaan Min Kyu yang berubah jadi mengerikan dengan ruam di sekujur tubuhnya. Dia dengan ketakutan memanggil-manggil tuannya. Lalu dia teringat pesan Min Kyu, jika ada keadaan darurat seperti ini dia harus mengambil suntikan yang ada di laci dan menyuntikannya kepada Min Kyu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar