Prof. Hong : "Apa suku cadang itu ke Afrika ?"
Pai : "Butuh 1 hari dari Jepang, kenapa pergi ke Afrika?"
Hoktal : "Mereka menuliskan alamat yang salah..."
Ssanip : "Astaga.....butuh waktu 5 hari, pengiriman dari Afrika."
Prof. Hong : "Astaga...oh tidak..... "
Kim Min Kyu menelpon Prof. Hong. Dia ingin melatih Aji 3 selama 1 bulan. Prof. Hong tidak bisa mengirimkan Aji 3 dengan menyatakan berbagai macam alasan, dan Min Kyu juga mengajukan beberapa alasan agar Aji 3 dapat dikirimkan ke rumahnya
Kim Min Kyu : "Bukankah aku adalah pemilik Aji 3 ?"
Prof. Hong : "Aku juga pemiliknya hingga kontraknya diteken. Aku kirimkan padamu setelah sepekan. Sampai jumpa."
Sementara itu Kepala Kontribusi Sosial, masih berusaha membujuk sekretaris Jo Jin Bae untuk meningalkan Kim Min Kyu dengan memberikan peringatan Jo Jin Bae agar berhati-hati dan mengatakan betapa menakutkannya karakter Kim Mi Kyu. Kim Min Kyu adalah anak dari Direktur terdahulu, sedangkan Hwan Yoo Cheol adalah anak dari Direktur yang sekarang menjabat.
Dalam perjalanan pulang, Jo Jin Bae di cegat oleh Min Kyu. Jo Jin Bae melaporkan semua yang telah dikerjakan termasuk memecat Kepala Bantuan Sosial yang menggelapkan dana. Tapi Min Kyu tidak tertarik. Min Kyu memerintahkan Jin Bae untuk membuka tablet di sebelahnya.
Kim Min Kyu : " Mantan Pimpinan Daeyang Shipbuilding, Park Sung Jin sangat tertarik dengan robot untuk masa depan, tapi dewan direksi menolak."
Jo Jin Bae : "Kenapa tidak seorangpun yang mengetahui hal ini? Kim Min Kyu : "Jadi dia diam-diam bekerja sama dengan Hong Baek Gyoon dengan membuat Santa Maria agar tampak mengembangkan teknik membuat kapal. Semua dokumen internal diberikan kepadanya."
Kim Min Kyu : "Setelah Pimpinan Park meninggal, tim itu tidak diketahui keberadaannya. Itu sebabnya uji kelayakan tidak menghasilkan apapun. Padahal tim telah diberi budget 100 juta dolar."
Jo Jin Bae : "Divisi riset dan pengembangan mungkin harus di investigasi lagi. Haruskah aku melapor kepada anda ?"
Kim Min Kyu : "Ini rahasia yang hanya diketahui kita berdua. Yang ingin ku ketahui adalah Siapa lagi yang mengetahui ini dan seberapa banyak mereka tahu ? Aku ingin kamu mencari tahu dan fokuskan kepada Hwang Cheol, Hwang Do Woon serta semua sekutunya."
Kim Min Kyu : "Haruskah kau kujadikan kepala Tim Inspeksi ?"Jo Jin Bae : "Tidak perlu. Aku akan mencari tahu sebisaku."
Jo Jin Bae mendatangi Tim Santa Maria untuk memintanya pindah ke rumah Kim Min Kyu, atas perintah Kim Min Kyu.
Jo Jin Bae : "Akan kuberikan nasihat, jika direktur memberikan perintah sebaiknya terima itu sebagai takdir yang telah ditentukan dan laksanakan. Akan lebih mudah seperti itu."
Prof Hong : "Jika kami menolak ?"
Jo Jin Bae : "Direktur akan melanjutkan investasi atau menjual kalian.... Jika laboratorium kalian dijual kepada perusahaan lain, kalian hampir pasti akan bubar."
Kim Min Kyu sedang berdo'a di depan makam kedua orang tuanya, ketika muncul Pimpinan Hwang Do Won.
Hwang Do Won : "Aku juga datang untuk memberi hormat. Ternyata aku harus kemari untuk bisa melihatmu."
Hwang Do Won : "Yoo Cheol sudah mengalami kesulitan. Dia tidak sebanding denganmu, aku mengetahui itu. Tapi tetap saja dia sudah menjadi temanmu selama bertahun-tahun. Dia mencoba melakukan hal yang penting sebagai CEO."
Hwang Do Won : "Bisakah kau membantunya sebagai teman ?"
Kim Min Kyu (tersenyum sinis) : "Aku tak punya pengaruh sebesar itu, Pimpinan Hwang. Aku ada urusan, sampai jumpa."
Ketika Jo Ji A yang gembira sedang mencoba lampu hati dengan Sun Hye. Tiba-tiba dia mendapat telpon kalau penilaian kontes ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan. Ji A kecewa karena keputusan itu dikeluarkan oleh Kepala Dewan Direksi, orang yang bertanggung jawab atas KM Financial.
Jo Ji A bertekad untuk membujuk Kepala Dewan Direksi untuk menarik keputusannya dengan cara mengirim surat yang berisi sanjungan dan meminta dukungannya. Sun Hye menyarankan untuk datang menemuinya di rumah, karena jika mendatangi kantornya sudah pasti akan di seret keluar.
Jo Ji A dan Sun Hye telah sampai di depan pintu gerbang tinggi rumah Kepala Dewan Direksi dengan membawa surat, tapi mereka bingung bagaimana cara masuk dengan pintu gerbang yang setinggi itu.
Tiba-tiba saja pintu gerbang bergerak terbuka, dan sebuah mobil datang di hadapan pintu gerbang. Ji A kaget, setelah melihat siapa yang berada di belakang kemudi, Kim Min Kyu. Kim Min Kyu menoleh sejenak, tapi dia tidak sadar siapa yang berdiri dekat pintu gerbang. Ji A memalingkan mukanya agar tak terlihat Min Kyu.
Jo Ji A : "Sedang apa bedebah gila itu di sini ? Dia.... Apakah bedebah gila itu, bos KM Financial ?"
Jo Ji A sedang menelpon dengan Sun Hye menumpahkan kekesalannya, karena dia sudah menolong Min kyu tapi tak bisa mengatakan apa-apa, karena yang menolong Min Kyu adalah Aji 3. Andai saja dia bisa mengatakan kalo dia yang menolong Min Kyu waktu dia tersedak, mungkin Ji A bisa minta kebijaksanaan Min Kyu untuk membatalkan keputusannya menunda penilaian kontes.
Jo Jin Bae pulang dan memanggil Ji A untuk keluar dari kamar, dan menanyakan darimana dia mendapatkan uang untuk membayar hutang 10.000 dolar yang dipinjamnya. Ji A menjelaskan kalo dia bekerja paruh waktu dan tidak meminjam kepada rentenir, atau pun tidak melakukan hal-hal yang tidak pantas. Tapi Jin Bae tidak mempercayainya, bekerja paruh waktu dalam waktu satu hari bisa mendapatkan 10.000 dolar.
Dia pun masuk ke kamar Ji A dan menemukan lampu hati.
Jo Jin Bae : "Yang ini barang seharga 10.000 dolar itu ?"
Dia membanting lampu hati hingga pecah.
Ji A menangis, tak percaya kakaknya bisa setega itu menghancurkan lampunya.
Jo Jin Bae : "Keluar, jika kamu tak mau jujur darimana asal uang itu dan bawa sampah itu pergi."
Jo Ji A : "Kakak kejam. memang pernah aku meminjam uang dari rentenir? memang pernah aku berbuat nakal? Tidak pernah... Aku tidak pernah melakukannya."
Jo Jin Bae : "Kamu tidak pernah melakukan sesuatu yang membuat kakak mempercayaimu."
Jo Ji A : "Aku menaruh seluruh jiwa ragaku ke dalam ini. Ini harapan terakhirku, kenapa kakak tidak menerimanya ?"
Jo Jin Bae : "Aku muak menoleransi semua keanehanmu. Jika ingin melakukan semua keinginanmu, pergilah agar kakak tak melihatmu !"
Jo Ji A : "Baiklah, aku akan pergi. Agar aku tak bisa hidup dengan kakak lagi."
Di pinggir jalan, Jo Ji A menjual semua barang-barang yang dia titipkan di bengkel ahjusi. Tapi tak ada satupun yang terjual dari mulai dia menjual 30 dolar hingga turun 10 dolar, tidak ada orang yang tertarik dengan semua barang-barang Ji A. Ji A terduduk diam, dia mengingat ayahnya yang mengajarkannya membuat barang yang bisa membantu dan membuat orang senang.
Akhirnya dia memutuskan untuk menerima tawaran Prof Hong untuk menjadi Aji 3 selama sepekan dengan syarat, dia diberi makan dan tempat tinggal. Prof Hong yang sangat membutuhkan Ji A sangat senang dengan tawaran Ji A. Tapi dia berkata laboratoriumnya akan pindah. Ji A menyetujuinya saja.
Ketika mobil Tim Santa Maria meninggalkan gudang yang menjadi laboratoriumnya, datanglah Miami dan rekannya, orang suruhan Hwang Do Won. Mereka melihat laboratoriumnya sudah kosong. Dia pun melapor kepada sekretaris Hwang Do won, yang langsung melaporkan kepada Hwang Do Won kalau Tim Santa Maria telah menghilang.
John Martin menemui Hwang Do Won, untuk menanyakan siapa saja yang mengetahui proyek Tim Santa Maria, kenapa perjanjian dibatalkan sehari sebelum penanda tanganan. Hwang Do Won meyakinkan Martin, kalau tak seorangpun mengetahuinya bahkan anaknya pun tak tahu tentang proyek Tim Santa Maria.
Dan dia menjanjikan akan memberikan Aji 3 secepatnya.
Sampai di rumah Min Kyu ternyata Tim Santa Maria ditempatkan di gudang bagian belakang. Dan pelayan Sung, mengatakan kepada mereka, bahwa mereka tak boleh mendekati rumah induk dan menemui Min Kyu kecuali diperintahkan. Akses jalan bisa lewat pintu gerbang bagian belakang. Semua mengeluh, mereka berpikiran akan ditempatkan di rumah Min Kyu yang besar, ternyata hanya ditempatkan di sebuah gudang kotor di belakang rumah. Semua mengumpat dan menggerutu tentang Min Kyu.
Jo Ji A yang keluar dari dalam tas menggerutu betapa pelitnya Min Kyu, dia tinggal di rumah besar sedang Santa Maria hanya diberi sebuah gudang kotor.
Lalu dia meminta makan, sebagai syarat dia bersedia menjadi Aji 3. Sambil berbincang-bincang tentang asal nama-nama panggilan Tim Santa Maria. Ji A menanyakan, apakah kari yang akan mereka makan sudah kadaluarsa. Ssanip mengatakan tidak apa-apa, bahkan mereka pernah memakan makanan yang sudah 2 bulan kadaluarsa.... (oh, no....)
Prof Hong : "Jika tidak terkena hawa sama sekali, masih bisa bertahan selama 6 bulan."
Ssanip : "Kari akan terasa lebih enak jika terfermentasi."
Kim Min Kyu : "Beri aku masukan tentang cara melatih Aji 3."
Prof Hong : "Aji 3 bisa membaca emosi orang dengan memasukkan berbagai contoh dan menghitung perkiraan. Itu sebabnya kadang ada error saat dia berhadapan dengan berbagai macam orang. Tapi jika dia hanya fokus pada satu orang, akurasi masukkannya akan menjadi amat tinggi. Itu akan memungkinkan dia membaca emosi yang paling rumit sekalipun.
Kim Min Kyu : "Jadi aku harus memasukkan diriku ke Aji 3 ?"Prof Hong : "Manusia pun bergantung pada informasi tentang orang lain saat menilai atau ber-nkomunikasi. Begitu pula dengan Aji 3, makin banyak informasi makin mudah dia ber-komunikasi."
Kim Min Kyu : "Lantas bagaimana denganmu ? Kamu puas dengan cara Aji 3 berkomunikasi denganmu?"
Prof Hong : "Dia telah menjadi Aji 3 pribadiku."
Kim Min kyu : "Dia lebih baik daripada manusia. Aku setuju dengan pernyataan, dia lebih baik dari manusia. Anggaplah aku akan mengajari Aji 3 tentang diriku, akankah kita bisa melihat hal yang dia pelajari juga ?"
Prof Hong : "Anda bisa mengatur kata sandi. Anda bisa membuat ruangan terpisah seperti sistem operasi komputer."
Kim Min Kyu : "Aku bisa memiliki ruang pribadi di dalam Aji 3 ?"Min Kyu tersenyum.
Kim Min Kyu : "Halo, Aji 3."
Aji 3 : "Aku mencintai anda, Tuan. Ada yang bisa kubantu ?"
Kim Min Kyu : "Aku ingin mengatur kata sandi."
Aji 3 : "Silakan beritahu kata sandi anda."
Kim Min Kyu : "Roti Lapis."
Tiba-tiba Prof Hong dan Jo Ji A teringat Roti Lapis. Ketika Ji A mengucapkan kata putus, Prof Hong sedang memakan roti lapis. Aji 3 asli menolak kata sandi roti lapis, tapi Ji A (Aji 3 palsu) menerimanya sebagai kata sandi.
Aji 3 (Jo Ji A) : "Roti lapis sudah diterima sebagai kata sandi anda."
Kim Min Kyu : "Kau sudah menyelamatkanku kemarin, aku akan memberi penghargaan...."
Jo Ji A (berkata dalam hati) : "Jika kau berterima kasih, berikan aku uang..... secepat itu?"
Kim Min Kyu : "Di dalam dirimu. Aku akan membuat ruangan pribadi. Jangan biarkan seorang pun masuk. Hanya aku yang boleh masuk ke sana."
Kim Min Kyu : "Aku akan melatihmu, kamu akan memasukkan informasiku ke kepalamu. Mulai sekarang, kamu hanya perlu fokus kepadaku dan mengikutiku.



















Tidak ada komentar:
Posting Komentar