Kim Min Kyu : "Mulai sekarang, kamu hanya harus fokus kepadaku dan jangan turuti siapapun kecuali aku."
Aji 3 : "Memasukkan ? memasukkan apa ke dalam kepalaku ?"Kim Min Kyu : "Hal pertama yang dimasukkan adalah hierarki di rumah ini."
Kim Min Kyu : "Ada hierarki untuk semua hal yang kucintai di rumah ini. Semacam sistem kasta."
Kim Min Kyu : "Objek yang berada di puncak hierarki dinamakan Cantik. Penggaruk punggung ini dinamakan Cantik Satu, Robot Penyedot Debu lama dinamakan Cantik Dua, Robot Penyedot yang baru saja berulang tahun dinamakan Cantik Tiga."
Aji 3 (asli yang berada di lab) : "Aku akan menjadi Cantik juga."Aji 3 (palsu) : "Dengan kata lain, kastaku sama dengan penggaruk punggung dan penyedot debu ?"
Kim Min Kyu : "Tidak, mereka berada di atasmu. Kamu mendapatkan poin jika membuatku senang. Kumpulkan point sebanyak mungkin, agar kamu dapat dipanggil Cantik dan masuk ke dalam hierarki."
Kim Min Kyu : "Kemudian aku akan merayakan ulang tahunmu. Untuk semua objek, tanggal pembelian barang adalah tanggal ulang tahunnya."
Aji 3 (dalam hati) : "Dia sungguh bedebah yang bodoh."
Di depan layar monitor, Prof Hong senang dengan pembicaraan Min Kyu yang menyamakan Ji A dengan penggaruk punggung dan penyedot Debu.
Tiba-tiba saja dia merasakan perutnya mules, dan dia pergi ke belakang.
Ternyata di depan kamar mandi sudah berbaris Hoktal dan Pai yang sedang menunggu giliran, karena Ssanip ada di dalam. Semua merasa sakit mules. Prof Hong baru tersadar kari kadaluarsa yang dia makan, dan dia lebih khawatir lagi karena Ji A makan kari 2 bungkus.
Kim Min Kyu masih menerangkan tentang hierarki dan keadaan rumah.
Kim Min Kyu : "Ada juga tempat keramat di rumah ini. Mereka lebih keramat dari hierarki yang tadi. Istana kartu, lemari kabinetku dan robot mainan ini. Jangan pernah menyentuh barang-barang ini."
Aji 3 (dalam hati) : "Robot itu yang menyulitkanku."Kim Min Kyu : "Ingat itu..."
"Sekarang aku akan menjelaskan design rumah ini."
Yang dikhawatirkan Prof Hong terjadi juga, Aji 3 merasa sakit perut dan mules.
Aji 3 : "Kenapa perutku sakit ? Padahal aku tidak minum semalam ?"
Kim Min Kyu masih menerangkan design rumah, dan Aji 3 merasakan perutnya semakin mules. Dia melihat kamar mandi ada di belakangnya. Tapi dia tak bisa masuk ke sana.
Kim Min Kyu menoleh dan menanyakan apa yang dikerjakan Aji 3 disana, ketika Aji 3 berada di depan pintu hijau yang tertutup rapat.
Aji 3 bingung ketika Min Kyu bertanya. Maka untuk mengalihkan perhatian, dia bertanya.
Aji 3 : "Ruangan apa ini, Tuan?"
Kim Min Kyu : "Hanya aku yang boleh masuk. Kamu tidak boleh......"
"Kemari..."
Aji 3 : "Iya, Tuan."
Kim Min Kyu dan Aji 3 berada di depan foto keluarga.
Kim Min Kyu : "Ini orang tuaku. Ingat dengan baik."
Aji 3 mengingatnya, dan dia melihat kalung yang dipakai ibu Min Kyu.
Aji 3 : "Kalung itu...."
Kim Min Kyu : "Itu kalung favorit ibuku. Ada orang yang mencurinya, aku harus segera mendapatkannya. Aji 3 masukan ini, tuanmu paling membenci mereka yang menipu orang lain. Orang yang menipuku pasti mendapatkan balasan."
Kim Min Kyu : "Aku senang, kamu adalah robot. Kamu tidak akan menipuku.""Selain itu, simpan ini di memorymu."
sambil menunjuk foto seorang anak kecil dan perempuan kecil di sampingnya.
Aji 3 (asli di lab) : "Folder ini harus ku namakan apa?"
Aji 3 (palsu) : "Siapa ini, Tuan?"
Kim Min Kyu : "Dia.... cinta pertamaku."
Aji 3 yang sudah tidak kuat menahan sakit perut, akhirnya kentut.... Min Kyu kaget mendengarnya, dan mencari-cari asal suara kentut itu (hahaha...kocak liat ekspresi Min Kyu). Aji 3 kebingungan dan kaget bagaimana cara menjelaskannya.
Aji 3 (palsu) : "Celaka...."
Aji 3 (asli di lab) : "Folder barunya dinamakan Celaka."
Kim Min Kyu : "Suara apa itu ?"
Aji 3 : "Tuan, anda kentut."
Kim Min Kyu : "Aku ?"
Aji 3 : "Iya."
Kim Min Kyu : "Itu bukan aku."
Aji 3 : "Lalu apakah aku?"
Kim Min Kyu : "Tidak mungkin kamu..... Tidak mungkin kamu."
Aji 3 : "Kalau begitu anda."
Kim Min Kyu : "Berarti itu aku... Aneh, aku tidak merasa kentut."
Aji 3 mencium-cium udara di belakang Min Kyu.
Aji 3 : "Baunya memberitahuku mungkin ini bukan kentut biasa. Bagaimana jika anda mengganti pakaian dalam, Tuan ?"
Kim Min Kyu : "Itu aneh... Tunggu di sini."Aji 3 : "Baik."
Min Kyu masuk ke kamarnya. Tapi tak lama kemudian dia berbalik, untuk mengatakan kepada Aji 3, kalau tuannya tidak akan pernah melakukan hal yang tak baik itu.
Tapi ketika dia berbalik, dia tak menemukan Aji 3 di sana.
Lalu tiba-tiba dia mendengar suara air dari kamar mandi. Dia pun kaget, menyangka ada hantu.
Perlahan-lahan dia buka pintu kamar mandi, dan ternyata Aji 3 ada di sana sambil memegang sikat WC dan minyak wangi.
Kim Min Kyu : "Sedang apa kamu ?"
Aji 3 : "Membersihkan, Tuan."
(Kilas balik ke belakang. Setelah Min Kyu masuk kamar, Aji 3 yang sudah merasa tidak dapat menahan sakit perut, akhirnya lari ke kamar mandi. Dan setelah BAB, dia mencium bau. Karena takut ketahuan, dia pun membersihkan dengan sikat dan mengambil sabun. Tapi dia melihat ada parfum di rak, sabunnya dia buang lalu menyemprotkan parfum yang ada di sana, agar tidak lagi bau. Ketika dia sedang menyikat itulah, Min Kyu membuka pintu).
Kim Min Kyu : "Suara siraman itu kamu yang melakukan ?"Aji 3 : "Iya..."
Kim Min Kyu : "Aku tidak pernah menyuruhmu membersihkan kamar mandi ini."
Di lab, Hoktal menanyakan pada Prof Hong yang sedang memantau Aji 3 lewat monitor, Hoktal : "Apakah Ji A baik-baik saja ?"
Prof Hong : "Tidak. Dia ada di kamar mandi."
Hoktal : "Apa ?"
Balik lagi ke kamar mandi.
Kim Min Kyu : "Kamu.... Apakah tidak masalah tanganmu basah ?"
(Prof Hong lewat alat pendengar Aji 3 : "Tidak apa-apa, bahkan kamu bisa mencuci piring. Kamu sungguh robot tercanggih.")
Aji 3 : "Ya, aku bahkan bisa mencuci piring. Aku ini robot tercanggih."
Kim Min Kyu : "Kamu bohong. Kamu tidak bisa menipuku, tidak di dalam rumahku."
Kim Min Kyu : "Apa ini seperti terlihat cairan pembersih bagimu ? Sudah tertulis dengan bahasa Prancis di label disini. Kamu bisa 15 bahasa, sensormu rusak ? Apa kamu tidak tahu dari baunya saja ?"
Aji 3 berkelit : "Bersih-bersih dengan parfum sedang menjadi tren saat ini."Kim Min Kyu : "Ah....dengan parfum seharga 1000 dolar ? Kamu akan menuangkan semua ini ke dalam toilet ? Ini gila, hanya karena tuanmu kaya...." sambil berjalan menjauhi Aji 3.
Kim Min Kyu : "Kamu...kamu agak aneh." sambil memperhatikan Aji 3.
Aji 3 : "Apa ? Aneh bagaimana?"
Kim Min Kyu : "Cairan yang mengalir di pipimu, kelihatannya seperti keringat."
Min Kyu berjalan mendekati Aji 3, tapi dia menginjak sabun yang tadi dibuang Aji 3. Min Kyu terpeleset. Dan botol parfum melayang dari genggaman Min Kyu.
Aji 3 mendekat dan berusaha meraih parfum yang terlepas dari tangan Min Kyu. Min Kyu yang merasa Aji 3 akan meraih tangannya kecewa, karena Aji 3 lebih memilih menangkap parfum daripada tangannya. Min Kyu jatuh ke lantai disusul Aji 3 yang jatuh di atas badannya. Kim Min Kyu merasakan kesakitan.
Kim Min Kyu : "Menjauhlah dariku."
Prof Hong di lab. tersenyum dengan mengatakan bagus. Hoktal yang mendengarnya kebingungan. Prof Hong menjelaskan, Ji A menggunakan korset titanium asli, yang pasti membuat Min Kyu kesakitan. Hoktal tersenyum dia mengatakan, pasti sekarang Min Kyu percaya kalau Ji A adalah Aji 3, sang robot.
Aji 3 yang merasa kasihan, menawarkan untuk memijat dengan tangan robotnya.
Aji 3 : "Aku sangat berguna, bukan?"
Kim Min Kyu : "Apa yang tadi kamu lakukan dengan tangan robotmu? Kamu menangkap botol parfum bukan aku."
Aji 3 : "Karena parfum seharga 1000 dolar itu barang kesayangan anda."
Min Kyu menunjukkan sebuah film bagaimana seekor anjing, sangat pintar menyelamatkan majikannya dari kebakaran. Menurut Min Kyu seharusnya Aji 3 seperti itu, melayani dan menyelamatkannya. Aji 3 menjawab, anjing itu menyelamatkan majikannya karena majikannya menunjukkan cinta dan kasih sayang kepadanya.
Min Kyu menunjukkan tes bagaiman Aji 3 bisa membedakan dirinya dengan kucing, yang membuat Min Kyu tertawa. Min Kyu berharap Aji 3 akan selalu mengenalinya, meskipun penampilannya berubah. Aji 3 mendengarnya, merasa kebingungan karena tak mengerti apa yang dimaksud oleh Min Kyu.
Kim Min Kyu : "Kalau begitu aku berjanji akan menghargai dan menyayangimu." sambil mengelus-ngelus rambut Aji 3.
Aji 3 : "Apa ini ? Yang dia katakan memang manis, tapi aku merasa menjadi anjing."
Kim Min Kyu : "Jika berada pada situasi dimana kamu tidak bisa mengenaliku. Masuklah ke ruangan yang ku larang, dan bukalah lacinya. Kamu akan menemukan suntikan di dalamnya. Ikuti prosedur darurat dan suntik aku dengan itu. Kamu akan mendapatkan poin 500 dalam sekali jalan. Dan kau masuk ke dalam kasta Cantik itu."
Aji 3 (berkata dalam hati) : "Apa maksudnya....."Min Kyu membuka kulkasnya, yang membuat Tim Santa Maria menelan ludah karena isi kulkas Min Kyu penuh dengan sea food yang mahal dan enak. Tapi Min Kyu bilang, tidak ada yang bisa dimakan, bahkan membuang bahan makanan yang masa kadaluarsanya besok. Semua menggerutu termasuk Aji 3, dasar orang kaya gila dan psikopat, begitu menurut pemikiran mereka.
Aji 3 : "Mau ku pesankan sesuatu ?"
Kim Min Kyu : "Aku tak bisa makan hidangan yang dibuatkan orang lain."
Min Kyu memperlihatkan keahliannya memasak, Aji 3 terpana bukan karena melihat Min Kyu yang memasak tapi dia melihat apa yang dimasak Min Kyu.
Kim Min Kyu : "Bagaimana tuanmu ini ?"Aji 3 : "Kelihatannya enak... " sambil memandang masakan yang dimasak Min kyu.
Kim Min Kyu : "Apa ?"
Aji 3 : "Anda mengesankan." buru-buru Aji 3 merubah jawabannya.
Kim Min Kyu : "Hanya mengesankan ? Bukankah aku sangat mengesankan? Masukkan dataku sebagai "Sangat Mengesankan"."
Aji 3 dan Tim Santa Maria yang memonitor, hanya bisa menelan ludah dan merasa tersiksa ketika Min Kyu menunjukkan bagaimana enaknya masakan yang dibuatnya.
Ditengah-tengah Min Kyu sedang menikmati makanannya, Aji 3 menunjukkan iklan sistem pendukung bisnis rintisan dari KM Financial. Iklan tentang kontes yang dibatalkan Min Kyu.
Tim Santa Maria kaget, karena tidak ada dalam skenarionya Aji 3 menunjukkan iklan itu.
Aji 3 : "Jika tidak berpartisipasi dalam acara murahan ini, orang macam apa anda ini?"
Kim Min Kyu : "Kenapa kau menanyakan masalah ini ketika aku sedang makan ?"
Aji 3 : "Aku harus mengenal anda agar bisa melayani dengan baik."
Lalu Min Kyu ingat diskusinya denga Prof Hong, bahwa jika Aji 3 fokus hanya pada satu orang saja, dia akan mengingatnya dengan akurasi yang sangat baik.
Kim Min Kyu : "Baiklah.... Kamu bisa memakai kesempatan ini untuk memasukkan data soal diriku dan mulai mempunyai rasa hormat."
Kim Min Kyu : "Akan kuceritakan soal diriku. Pertama, aku sangat kaya raya. Saking banyaknya uangku, aku tidak segan untuk pamer."
Aji 3 : "Begitukah diri anda ?"
Kim Min Kyu : "Tidak...aku tidak seperti itu. Aku pemimpin yang berkuasa penuh atas KM Financial. Ya benar.... aku bos."
Aji 3 : "Seperti itukah diri anda ?"Kim Min Kyu : "Itu.... kurasa bukan seperti diriku."
Aji 3 : "Lalu anda orang seperti apa?"
Kim Min Kyu : "Dengarkan aku baik-baik Aji 3. Akan kuberitahu siapa diriku. Begini.... Tuanmu adalah.... Untuk menjelaskan sedikit tentang hal dari diriku....."
Tiba-tiba Min Kyu melihat penyedot debu yang sedang bergerak membersihkan lantai.
Kim Min Kyu : "Tunggu.... seharusnya kamu tidak bicara seperti ini kepadaku. Kamu tidak lihat ? seniormu membersihkan rumah ini sendirian. Lihat disana... Cepat bersihkan, bantu seniormu. Cepat..."
Aji 3 yang merasa kesal, mengambil penyedot debu sambil menggerutu dan mengeluarkan sumpah serapah kepada Min Kyu. Tanpa sadar, dia mengangkat penyedot debu dan terkena istana kartu, seketika itu juga istana kartu yang sudah dibuat selama 15 tahun hancur berantakan. Min kyu yang melihat langsung berteriak tak percaya, Aji 3 tertegun dan merasa ketakutan, lalu diperintahkan Prof Hong untuk menggunakan alasan kalau baterai habis dan harus di charge.
Ketika Min Kyu menumpahkan kekesalannya terhadap Aji 3 kepada Prof Hong. Ji A dan Ssanip menggunakan kesempatan itu untuk mencuri bahan makanan yang dibuang Min Kyu di tempat sampah dalam rumahnya.
Kim Min Kyu : "Katamu Aji 3 mampu berbagi perasaan. Aku tidak merasakan hal itu. Kapan dia memahamiku ? Apakah mungkin bisa berbagi perasaan dengannya ? Aku harus menimbang lagi terkait persetujuan kontrak Aji 3... "
Saat itu, Ji A dan Ssanip keluar dari rumah dan melambaikan tangannya.Prof Hong : "Dasar bedebah itu...."
Kim Min Kyu merasa tak dihiraukan : "Ah...sejak tadi kamu melihat kemana ?"
Prof Hong langsung mengalihkan perhatian Min Kyu agar tak melihat ke belakang, dengan mengatakan : "Yang ku maksud melatihnya adalah dengan membentuk sebuah hubungan. Jika hanya memasukkan pertanyaan saja, hubungan anda dengan Aji 3 akan seperti sekretaris pintar dan bosnya. Jika memasukkan emosi dan informasinya, hubungan kalian akan berkembang sampai ke taraf berbagi emosi."
Kim Min Kyu : "Memasukkan emosiku ?"
Tim Santa Maria, sedang menikmati makanan lezat hasil mencuri dari rumah Min Kyu. Jo Ji A menanyakan bagaimana mereka bisa memberikan baju yang buruk kepada Aji 3. Dia tidak sadar bahwa baju seperti itu dia pakai ketika pertama kali Prof Hong melihatnya di sebuah pesta. Prof Hong kesal karena Ji A tidak mengingatnya dan berardu argumen dengan Ji A. Ssanip dan Hoktal mencoba bercanda, bahwa ketika sepasang mantan kekasih tinggal bersama lagi, kemungkinan rujuk sangat dimungkinkan. Ji A yang mendengarnya kesal, menurutnya itu adalah sebuah cerita horor dan mengerikan. Prof Hong yang mendengarnya menjadi kesal, dia menanyakan pada Ji A, apakah dia sebegitu mengerikannya buat Ji A. Ji A mengatakan bahwa dia ingin melupakan masa lalu bersama Prof Hong.
Sementara itu Min Kyu sedang mencari-cari cara bagaimana memulai sebuah hubungan. Menurut pencariannya di internet, hubungan adalah menanamkan akar pada hati seseorang. Tapi dia bingung, karena Aji 3 adalah sebuah robot.....




















Tidak ada komentar:
Posting Komentar