Senin, 05 Maret 2018

I AM NOT A ROBOT EPISODE 12


Aji 3 yang menahan nafas karena mendengar Min Kyu ingin berciuman, langsung melepaskan nafasnya karena yang Min Kyu ingin berciuman dengan Ri El. Entah mengapa Aji 3 merasa kecewa ketika Min Kyu terus saja berkata ingin berkencan, berciuman bahkan melamar Ri El, dia sedikit merasa terlupa kalau sekarang perannya adalah sebagai robot.


Prof Hong merasa senang setelah bisa membetulkan lampu hati milik Ji A. Dia bergumam Ji A sangat pandai membuat barang tak berguna. Dia berfikir,  buat apa sebenarnya lampu hati itu.


Prof Hong memaksa Ji A untuk memakai baju pink seperti biasanya, tapi Ji A menolak. Dia ingin memakai baju baru yang diberikan Min Kyu, lagi pula dia merasa sebentar lagi dia akan pergi.

Menurut Ji A masalah baju bukanlah hal yang penting. Karena sekarang yang penting harus difikirkan adalah keinginan Min Kyu untuk belajar berciuman. Min Kyu meminta bantuannya agar dia bisa berciuman dengan cinta pertamanya. Tentu saja Prof Hong tidak memperbolehkan Ji A membantu Min Kyu untuk berciuman. Akhirnya setelah saling tuduh untuk membantu, tak ada yang bisa diperbuat selain memanggil orang luar.


Pilihan jatuh pada Hwang Sun Hye, teman Ji A. Setelah mengenalkan diri pada tim Santa Maria, pandangan Sun Hye jatuh pada robot Aji 3, yang mirip sekali dengan Ji A. Sun Hye berkata, bagaimana Ji A bisa menghadapinya, andai saja mirip dia akan dia hancurkan robot itu.
Sun Hye memberikan kartu nama kafenya dan mengajak mereka untuk singgah di kafe "Salju musim panas." Hoktal dan Ssanip yang terkesima dengan penampilan Sun Hye sangat gugup melihatnya.
Prof mengatakan akan mengenalkan Sun Hye kepada Min Kyu sebagai temannya. Dan dia mengingatkan kalau Sun Hye tidak mengenal Aji 3. Ji A berkata kalau nanti Sun Hye mengenalnya sebagai manusia, bukan robot.


Keesokan harinya, Prof Hong mengenalkan Sun Hye kepada Min Kyu sebagai temannya dan sangat terkenal.
Min Kyu yang tak begitu percaya, menyuruh Aji 3 mencari info tentang Sun Hye. Aji 3 membacakan info tentang Sun Hye yang dikenal sebagai Dewi Ciuman, dan dia sangat berpengalaman sekali karena sudah beberapa kali berkencan dengan banyak pria. Banyak orang berhasil melakukan ciuman berkat dia.
Prof Hong pergi karena mendapat panggilan dari Pai. Min Kyu yang sedikit agak takut, menyuruh Aji 3 untuk duduk di kursi sebelahnya.
Sun Hye memulai pelajarannya. Menurut Sun Hye, saat pria dan wanita bertemu biasanya melewati 3 tahapan sebelum berciuman :
1. Mereka berusaha membuat diri mereka menjadi menarik
2. Mereka merasakan momen romantis bersama
3. Berusaha mendekat secara fisik
Oleh karena itu diperlukan setidaknya 3 kali berkencan untuk mencium seseorang. Tapi karena Min Kyu sudah berteman sejak kecil dengan cinta pertamanya, jadi dia bisa melewati semuanya itu dan langsung menciumnya. Setidaknya dengan itu semua Min Kyu mempunyai 3 kali kesempatan untuk menciumnya.
Min Kyu merasa sedikit marah, ketika Sun Hye meminta minum kepada Aji 3, karena Aji 3 bukan pembantunya tapi seorang teman. Sun Hye mulai merasa ada sesuatu rasa antara Min Kyu dan Aji 3 yang tak mereka sadari. 
Kemudian Sun Hye melanjutkan, saat seorang pria dan wanita berteman, keuntungannya mereka semakin dekat, dan kerugiannya dia tidak memandang temannya sebagai pria. Untuk merubah dari status teman menjadi seorang pria yang akan ingin dikencani harus membutuhkan ketegangan seksual. Berciuman adalah masalah waktu, ketika waktu tepat...maka lakukan segera.



Sun Hye menanyakan, apakah Min Kyu pernah bermimpi untuk mencium Aji 3. Sejenak Min Kyu dan Aji 3 tegang, tapi kemudian Min Kyu berkata, kalau dia tidak pernah bermimpi mencium Aji 3. Sebaliknya Aji 3 yang mendengarnya merasa kecewa, tapi dia diam saja.
Sun Hye mengajak mereka berdua untuk berjalan-jalan.


Sun Hye menyuruh mereka berjalan berdua secara perlahan-lahan. Semakin lama mereka berjalan, mereka mulai merasa canggung, pada detik berikutnya Sun Hye sengaja menyenggol Ji A agar jatuh dan ditangkap Min Kyu.


Setelah Aji 3 dalam pelukannya, Min Kyu hanya memandangi Aji 3 tanpa melakukan apa-apa.
Sun Hye : "Pak Kim, kamu masih berfikir untuk tidak akan mengencaninya ?"
Kim Min Kyu langsung melepaskan aji 3
Kim Min Kyu : "Tidak mungkin. Mustahil aku menganggapnya sebagai wanita."
Kim Min Kyu : "Berhentilah bermain-main, langsung ke intinya saja."
Sun Hye : "Aku tidak sedang bermain-main. Tadi itu adalah intinya."
Sun Hye mendekati Min Kyu dan berbisik : "Perasaan yang kamu rasakan, suasananya, serta pandangannya. Jangan lupakan itu. Itu yang dinamakan ketegangan seksual. Dan saat itulah kamu harus menciumnya." 
Dan Sun Hye memberikan tips yang terakhir yaitu, jika hujan jangan lupa untuk membawa payung.


Hwang Yo Cheol bertemu ayahnya, Hwang Do Won. Do Won mengatakan Ri El dan Min Kyu akan menikah. Andai saja Yo Cheol menjadi pemegang saham terbesar, sudah pasti direktur Ye akan memilihnya sebagai menantu. Yo Cheol mengatakan dia tak akan menyerah, tapi saat ini dia akan menghadapi masalah Aji 3 lebih dahulu.



Min Kyu akan berkencan dengan Ri El, dan tak lupa dia membawa payung seperti yang dikatakan Sun Hye. Tapi dia kaget, setelah keluar rumah ternyata Aji 3 bersama Prof Hong.
Prof Hong berkata kalau dia harus ikut untuk menjaga Aji 3 ketika Min Kyu sedang berkencan. Dengan berbagai alasan Prof Hong memaksa untuk ikut pergi. Meskipun dalam hati kesal tapi Min Kyu menuruti kemauan Prof Hong.


Ssanip yang tertarik pada Sun Hye memaksa Hoktal untuk menemaninya minum di kafe Salju musim panas. Hoktal yang tidak merasa percaya diri menolak menemani Ssanip. Tapi Ssanip terus membujuk, hingga mereka masuk ke dalam kafe yang disambut oleh Sun Hye. 
Ssanip juga mengatakan kalau saat itu, Aji 3 sedang mengantar Min Kyu untuk berkencan dengan Ri El.


Min Kyu mengajak Ri El untuk ke taman tempat favorit anak muda, dan itu membuat Ri El kaget, karena sebenarnya dia tidak suka berkencan di tempat ramai seperti itu, tapi dia menyerahkan kepada Min Kyu untuk kencannya kali ini. 
Aji 3 dan Prof Hong berjalan paling depan, dan berhenti di depan pedagang boneka. Aji 3 berniat membelikan boneka untuk Dong Hyun, keponakannya. Ketika dia melihat Min Kyu menarik tangan Ri El untuk mencoba topi, seperti yang waktu itu dia lakukan. Tapi Ri El menolaknya karena itu akan merusak rambutnya. Min Kyu merasa sedikit kecewa, tapi dia bisa menerima alasan Ri El.
Mereka berjalan ke arah orang-orang yang sedang bernyanyi, dan Ri El juga tidak suka melihatnya karena terlalu berisik, dia mengajak pergi menjauh dari sana.



Akhirnya mereka memasuki restoran, ternyata di sana mereka diawasi oleh Miami Cs. Miami mendapat perintah menculik Aji 3, itulah sebabnya mereka selalu menguntit, menunggu kesempatan Aji 3 sendirian untuk mereka bawa.
Tapi betapa terkejutnya rekan Miami ketika dia melihat Aji 3 minum jus dan dia menceritakan kepada Miami apa yang baru saja dia lihat. Miami tidak percaya, karena dia lihat Aji 3 dalam keadaan diam.
Min Kyu yang melihat kaki Ri El sakit, keluar untuk membeli sepatu. Dia membelikan sepatu flat untuk Ri El agar kakinya tak sakit lagi. Ri El tersentuh dengan perbuatan Min Kyu.


Ri El makin tersentuh dengan tindakan Min Kyu yang memakaikan sepatu padanya tanpa sungkan, dia merasa senang. Sebaliknya dengan Aji 3 yang melihatnya dengan perasaan kesal yang disembunyikan.
Prof Hong yang melihatnya, mengatakan kalau mereka pasangan yang serasi. Aji 3 mengiyakan dengan tatapan sedih.
Ri El melihat Prof Hong dan Aji 3 merasakan kalau selalu ada di dekat mereka. Min Kyu berdalih kalau dia tidak memperhatikannya. Dan ketika Ri El mengatakan kalau mereka pasangan yang cocok, Min Kyu merasa serba salah bahkan salah mengambil minum milik Ri El.


Miami pergi mengambil minuman mereka yang telah siap, ketika temannya melihat kembali Aji 3 yang makan es krim. Dia merasa kaget dan kembali melotot, hingga Miami heran dengan keadaan rekannya. Tapi karena Miami selalu melihat Aji 3 dalam keadaan diam, dia kembali tak mempercayai apa yang rekannya katakan.
Prof Hong mengenang kembali masa lalu mereka, menurut Prof Hong dulu mereka sering berkencan. Tapi menurut Aji 3, mereka belum pernah ke tempat seperti itu.


Ketika Prof Hong dan Aji 3 sedang berdiri sambil memperhatikan Min Kyu dan Ri El yang sedang memilih-milih perhiasan mainan. Tiba-tiba saja sebuah sepeda hampir menabrak Aji 3. Prof Hong dengan sigap menarik Aji 3 ke dalam pelukannya. Min Kyu melihat sekilas, ada yang tak enak bergerak di hatinya, matanya mengerjap-ngerjap.
Suara geludug tiba-tiba terdengar dari langit, Prof Hong beranjak untuk mencari payung karena hari akan hujan. Rekan Miami yang sedang menguntit, merasakan mendapatkan kesempatan untuk membuktikan kalau Aji 3 adalah manusia, setelah tadi dia melihat Aji 3 minum jus dan makan es krim.
Dia membawa ranting, dan menancapkannya di tubuh Aji 3. Tapi karena Aji 3 menggunakan baju titanium, sudah pasti ranting dari kayu itu bengkok...(hahaha...). Akhirnya dia mengatakan kepada Miami kalau Aji 3 benar-benar robot, karena ranting yang dia tusukan ke badan Aji 3, patah dan bengkok.


Ri El mendapat telpon dan dia pamit kepada Min Kyu karena ada urusan mendadak, Min Kyu yang kecewa kencannya dengan Ri El berakhir dengan kepergian Ri El, menawarkannya untuk membawa payung kalau-kalau nanti hujan turun. Tapi Ri El menolaknya. Sebelum pergi Ri El mengatakan pada Min Kyu kalau kencan kali ini lebih dari coklat panas kemarin.


Tak lama setelah kepergian Ri El hujan turun dengan derasnya. Dan saat itu Prof Hong belum datang dengan payungnya karena dia masih mengantri panjang untuk membayar di kasir.
Karena Aji 3 kehujanan, Min Kyu berjalan mendekati Aji 3 untuk memayunginya. Menurut Min Kyu, payung itu adalah payung kesukaannya, Aji 3 harus merasa terhormat karena dia bersedia membaginya dengan Aji 3.
Kim Min kyu : "Mau ku tunjukkan sesuatu ? Saat memakai payung ini aku dapat mendongak melihat hujan lalu aku merasa semua frustasiku hilang...hehehe."
Kim Min Kyu : "Bagaimana bisa orang memikirkan hal ini ? Apakah dia jenius atau penemu ? Aku ingin bertemu dengan orang yang membuat payung ini." 


Aji 3 tersenyum-senyum sambil melihat wajah Min Kyu yang sedang mendongak ke atas. Tiba-tiba Aji 3 ditabrak orang yang lari karena kehujanan. Aji 3 terpelanting dan ditangkap oleh Min Kyu. Sejenak mereka bertatapan dengan posisi Aji 3 dalam pelukan Min Kyu. Aji 3 yang merasakan debar-debar di jantungnya makin kencang tak bisa lagi menahan diri untuk mencium Min Kyu. 


Aji 3 : "Inilah saatnya anda harus mencium."
Aji 3 memajukan wajahnya untuk mencium Min Kyu. Min Kyu yang terkunci dengan tatapan Aji 3 tak berdaya, ketika bibir Aji 3 menciumnya. Dia memejamkan mata merasakan getaran aneh yang menjalar di tubuhnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar