Sun Hye kaget ketika tiba-tiba saja Aji 3 berdiri dan mengatakan akan pergi ke gunung Hwangmae untuk melihat hujan meteor karena dia sudah berjanji kepada temannya. Tapi Sun Hye mengatakan kepada Aji 3, kalau temannya itu sekarang sudah bersama yang lain di sana.
Ji A yang baru pulang dari perabuan ayahnya masuk ke kamar dan merebahkan diri di kasur. Sejenak dia melihat ke sebelahnya, dia kaget karena lampu hati yang diberikan kepada Min Kyu ada di kamarnya...... dan menyala.
Dia bangkit dan kembali keluar untuk pergi ke gunung Hwangmae, tempat yang dulu Min Kyu janjikan kepada Aji 3 jika terjadi hujan meteor. Ji A sangat yakin kalau tanda lampu menyala itu dari Min Kyu.
Ji A cepat-cepat lari keluar dan naik taksi ke gunung Hwangmae. Sedangkan Min Kyu pun melajukan mobilnya ke gunung yang sama.
Ji A cepat-cepat lari keluar dan naik taksi ke gunung Hwangmae. Sedangkan Min Kyu pun melajukan mobilnya ke gunung yang sama.
Min Kyu yang datang terlebih dulu mencari-cari Ji A di sana, tapi dia kecewa karena tak menemukannya. Dia pun berbalik akan pergi dari sana, tapi ketika dia berbalik dia menemukan Ji A sedang menatapnya.
Min Kyu agak terkejut melihat Ji A yang masih terengah-engah karena baru saja sampai di sana.
Min Kyu pun menanyakan apa yang ingin diceritakan Ji A kepadanya. Ji A menjawab kalau dia sangat ingin bercerita banyak kepada Min Kyu untuk menjelaskan semua kesalahannya.
Ji A mengatakan tak tahu harus mulai darimana untuk mengawali ceritanya. Min Kyu mengatakan, Ji A harus menceritakan dari awal ketika dia datang ke rumahnya.
Ji A mengatakan kalau pertama ketemu dengan Min Kyu, dia adalah manusia bukanlah robot. Awal pertama ketemu dia adalah Jo Ji A yang membelikan Min Kyu action figure.
Ssanip menggandeng Hoktal memasuki cafe Sun Hye. Hoktal mengatakan kepada Sun Hye, kalau mereka tak berhasil menemukan Min Kyu. Mereka menyesal karena tak bertemu karena mereka ingin menjelaskan dan meminta maaf. Mereka masih berharap bisa bertemu dengan Min Kyu sekali saja untuk menyampaikan permintaan maaf.
Awalnya Min Kyu tak percaya kalau Ji A adalah Jo sajang yang membelikannya action figure karena dulu dia sering menelpon Jo sajang, tapi ketika dia teringat keanehan-keanehan yang terjadi pada Aji 3 dulu, dia mulai sedikit menyadari kebenarannya.
Min Kyu masih belum percaya, karena menurutnya waktu Aji 3 dikirim dia berbicara dengan Jo Sajang. Ji A mengatakan kalau dia menerima telpon di dalam peti. Itulah mengapa waktu pertama kali peti dibuka, dia berteriak kaget ketika melihat Min Kyu. Min Kyu mengatakan kalau Prof Hong mengatakan Aji 3 dalam mode teman. Ji A menjawab kalau Prof Hong berbohong. Kemudian Min Kyu ingat waktu Aji 3 buang angin di dekatnya dan menyalahkan dia. Ji A pun merasa malu kalau sebenarnya saat itu dialah yang buang angin.
Min Kyu menanyakan apakah saat itu Ji A menganggapnya orang bodoh. Ji A menjawab, sebenarnya dia pun tak percaya Min Kyu bisa sebodoh itu. Min Kyu pun tak percaya, mengapa dia bisa sebodoh itu mempercayai mereka.
Prof Hong dan Jin Bae sedang menantikan kedatangan Jang Do Sam di depan apartemennya. Dia mendapatkan informasi dari Madame X, dia menjelaskan kepada Prof Hong, kalau dia tidak mengenal madame X tapi dia adalah informan Min Kyu yang selalu memberikan informasi kepadanya juga.
Saat sedang menunggu kedatangan Doo Sam, Prof Hong mendapat telpon dari Pai kalau dia sudah menemukan gudang yang akan dijadikan laboratorium. Dia pun menyuruh Pai menandatangani kontraknya, karena dia percaya kepada pilihan Pai.
Pai mengatakan kepada Hoktal dan Ssanip kalau dia sudah menemukan tempat. Dan setelah menyerahkan Aji 3 kepada pimpinan Hwang mereka akan pindah ke sana.
Hoktal berharap Aji 3 dipakai untuk keperluan orang banyak. Ssanip meminta maaf kepada Aji 3 karena harus melepaskannya.
Min Kyu meminta Ji A menceritakan lagi apa yang dia tidak ketahui. Ji A mengatakan kalau dia pernah mencuri di rumah Min Kyu. Dia mencuri bahan makanan yang dibuang oleh Min Kyu karena sudah mendekati kadaluarsa, dan dia juga mencuri beberapa kaleng minuman dari kulkas Min Kyu.
Min Kyu pun menanyakan bagaimana perasaan Ji A ketika melihat dia sedang makan. Ji A mengatakan kalau dia sudah merasakan masakan Min Kyu yang sangat enak sewaktu di kedai Hong Joo. Lalu Min Kyu bertanya tentang Hong Joo.
Prof Hong menanyakan kepada Jin Bae, mengapa dia tidak marah padahal dia menyangka Jin Bae akan marah bahkan memukulnya. Jin Bae menjawab kalau sebagai pengacara dia bisa melihat sudut pandang dari pelaku dan korban,dia melihat ketulusan dari semuanya, itulah mengapa dia malah merasa kasihan kepada Min Kyu, Ji A dan Tim Santa Maria. Dia bisa melihat ketulusan ketika semuanya mendapatkan masalah.
Tapi Jin Bae mengatakan kalau mereka semua harus mempertanggungjawabkan semuanya, karena besok dia akan mengajukan gugatan ke pengadilan. Prof Hong mengiyakan apa yang dikatakan Jin Bae.
Min Kyu menanyakan apa pendapat Ji A ketika pertama bertemu dengannya sewaktu dia menjadi manusia. Ji A mengatakan kalau dia menganggap Min Kyu brengsek gila karena tidak memberikan uang sepeser pun atas hasil kerjanya. Tapi kemudian dia menyadari kesalahannya ketika dia tahu Min Kyu menderita alergi manusia.
Lalu Min Kyu menanyakan lagi, apa pendapat Ji A ketika dia menjadi robot. Ji A mengatakan kalau Min Kyu adalah psikopat gila, karena merayakan ulang tahun penyedot debu dan memberikan peringkat untuk setiap mesin. Mustahil baginya kalau menganggap Min Kyu manusia normal.
Awalnya Ji A tercengang dengan keadaan Min Kyu tapi lama-lama dia mulai merasakan kesedihannya. Setelah sekian lama sering bersama dan makin mengenalnya, Ji A merasakan ingin melakukan apapun yang bisa membuat Min Kyu bahagia.
Karena suara Ji A yang terlalu pelan Min Kyu merasa kurang mendengarnya, oleh karenanya Min Kyu menyuruh Ji A untuk duduk di dekatnya.
Sung Tae mengatakan kepada Ri El, kalau dia menyetujui Ri El tidak menikah dengan Mi Kyu karena Min Kyu akan diturunkan dari KM Financial dan Yoo Cheol akan kembali menjadi CEO. Ri El kaget mendengar kabar yang disampaikan ayahnya. Dan Sung Tae mengatakan kalau Yoo Cheol lebih baik daripada Min Kyu, dan dia mengharapkan Ri El bisa bersama Yoo Cheol.
Sung Tae pun mengatakan kalau sekarang dia sedang menantikan tamu.
Ri El kaget melihat kedatangan pimpinan Hwang Doo Won dan Yoo Cheol. Dia mulai mengerti, siapa tamu yang dimaksud ayahnya. Pimpinan Hwang mengatakan kalau sebentar lagi dia akan menjadi ayah mertua untuk Ri El. Karena merasa kaget dan kesal, Ri El pun pamit untuk keluar sebentar. Yoo Cheol yang melihatnya, berusaha menyusul Ri El dan mengatakan kalau dia tidak mengetahui semua yang terjadi. Tapi Ri El tak mempercayainya, dia menganggap Yoo Cheol sama jahatnya dengan ayahnya
.
Min Kyu menanyakan selain merasa kasihan, apakah Ji A pernah merasakan jantungnya berdebar ketika berada di dekatnya, dia ingin Ji A menceritakan semua hal yang tidak dia ketahui.
Ji A mengatakan kalau jantungnya berdebar setiap pagi ketika dia akan pergi ke rumah Min Kyu. Dan ketika Min Kyu mengatakan kalau dia adalah harta yang paling berharga serta meminta untuk tinggal bersama selamanya, Ji A merasa kalau dia sedang dilamar. Ji A pun merasakan ketulusan ketika Min Kyu masak dengan agresif agar bisa melindungi agar tak dibawa pergi Prof Hong. Ji A merasakan jantungnya berdebar melihat senyum Min Kyu setelah dia menyelamatkan Min Kyu ketika alerginya kambuh.
Min Kyu mengatakan kalau Ji A takut ketika wajah Min Kyu berubah karena alerginya kambuh, Ji A mengiyakan tapi dia juga ingat kata-kata Min Kyu yang berharap kalau Aji 3 akan tetap mengenalnya meskipun dia berubah.
Ji A pun mengatakan senang kalau Min Kyu membelai kepalanya, awalnya dia tak suka tapi kemudian dia malah merasa kesal jika Min Kyu tidak melakukannya. Dia pun merasa jantungnya akan meledak, ketika dalam keadaan mabuk Min Kyu berharap kalau Aji 3 adalah manusia.
Min Kyu mendekati Ji A dan tangannya terulur untuk membelai kepala Ji A, tapi tangannya berhenti di udara karena dia teringat alerginya akan kambuh jika bersentuhan dengan manusia.
Ji A yang menyadari keadaan itu, lalu menutupi kepalanya dan meraih tangan Min Kyu untuk membelai kepalanya kemudian dia pun menggenggam jari Min Kyu. Mereka tidak bersentuhan langsung karena Ji A menggunakan sarung tangan.
Min Kyu merasa senang, demikian juga Ji A. Mereka saling tersenyum.
Sun Hye mengatakan rambut Pai lebih bagus jika dibuat lurus. Pai mengatakan kalau rambutnya sudah keriting karena keturunan. Hoktal tersenyum ketika mendengarnya. Dan dia merasa kaget ketika tiba-tiba Sun Hye mengajaknya berkencan. Pai pun terkejut dan tertegun memandangi Sun Hye, seakan tak percaya.
Sun Hye mengatakan rambut Pai lebih bagus jika dibuat lurus. Pai mengatakan kalau rambutnya sudah keriting karena keturunan. Hoktal tersenyum ketika mendengarnya. Dan dia merasa kaget ketika tiba-tiba Sun Hye mengajaknya berkencan. Pai pun terkejut dan tertegun memandangi Sun Hye, seakan tak percaya.
Ji A mengatakan kalau dia merasa sedih ketika Min Kyu meresetnya. Dia minta maaf karean saat itu dia tidak bisa mengatakan yang sebenarnya. Ji A juga meminta maaf karena pura-pura tidak mengenal Min Kyu ketika di Geoje. Dia merasa jantungnya hampir copot ketika Min Kyu memanggilnya dengan nama Aji 3.
Ketika di dalam gudang Ji A merasa cemas karena takut Min Kyu mengetahui semuanya dan kemudian alerginya kambuh. Tapi dia merasa bahagia karena bisa melihat wajah Min Kyu dan mendengar suaranya. Saat itu dia ingin waktu tak berjalan. Seharusnya saat itu dia mengatakan yang sebenarnya, untuk itu dia meminta maaf.
Min Kyu tak bisa menahan perasaannya, dia ingin mencium Ji A. Tapi lagi-lagi dia mengurungkan niatnya karena sadar akan alerginya, dia merasa kecewa dengan keadaannya.
Ji A mendekatinya, menutup kepala Min Kyu dan merebahkan kepalanya di pundak Min Kyu. Dia mengatakan dia sudah mengatakan semuanya. Tapi ketika dia menyinggung, saat mereka berdua berciuman di bawah payung transparan. Tiba-tiba Min Kyu menghentikan perkataan Ji A karena dia ingin menyimpan kenangan itu sebagai hadiah yang tak usah dibuka oleh Ji A.
Min Kyu berdiri dan mengatakan terima kasih karena Ji A telah menceritakan semua dengan jujur. Dan dia akan menyimpan semua kenangan indah yang mereka lakukan bersama selamanya. Dengan kenangan indah itu, dia bisa melalui sisa hidupnya.
Ji A kaget dengan sikap dan kata-kata Min Kyu yang mengatakan kalau dia akan kembali menjalani hidupnya seperti dulu. Dia sudah menjalaninya selama 15 tahun dan dia tak bisa membawa Ji A merasakan apa yang dia alami selama itu. Oleh karena itu dia memutuskan untuk berpisah dengan Aji 3 atau Ji A.
Min Kyu berpamitan pada Ji A, dia tak bisa melihat hujan meteor bersama Ji A karena jika hal itu dilakukan dia tidak akan bisa menahan rasa sakit dari kenangan itu. Lalu dia pun mengucapkan kata perpisahan pada Ji A. Ji A memandangnya dengan perasaan bingung, sedih dan tidak percaya. Dia pun melangkah pergi dengan perasaan sedih.
Langkahnya terhenti ketika Ji A mengatakannya untuk berhenti. Ji A mengatakan kalau Min Kyu begitu tega meninggalkannya begitu saja. Baginya, Min Kyu adalah orang yang memberikan cinta yang dia inginkan. Dan Min Kyu adalah orang yang dia rindukan setiap hari.
Min Kyu membalikkan badan menghadap Ji A dan mendengarkan apa yang di katakannya.
Ji A berbicara sambil menangis : "Bukan karena kau membutuhkanku. Aku yang membutuhkanmu. Itu karena kamulah orang yang selama ini kucari dan kutunggu dalam hidupku."
Ji A : "Kamu tidak tahu bukan? Inilah yang ingin aku katakan kepadamu sebelum proses reset itu..... Aku mencintaimu... "
Ji A : "Kamu tidak tahu bukan? Inilah yang ingin aku katakan kepadamu sebelum proses reset itu..... Aku mencintaimu... "
Min Kyu tak bisa lagi menahan perasaannya, jantungnya berdetak kencang, dia tak bisa lagi menyimpan keinginannya untuk mencium Ji A. Oleh karenanya dia melangkah maju mendekati Ji A, meraih wajahnya dan menciumnya. Dia tak perduli lagi dengan alerginya.
Ketika mereka sedang berciuman, di langit terjadi hujan meteor.
Mereka saling menumpahkan kerinduan dan keresahannya dengan berciuman.
Alergi yang ditakutkan keduanya tidak terjadi, alat pendeteksi alergi Min Kyu tidak bergerak dan tetap berwarna biru.
Setelah sekian detik, mereka saling melepaskan diri, kemudian sama-sama tersenyum karena melihat keadaan Min Kyu yang baik-baik saja.
Ji A menatap ke langit, lalu menyayangkan kalau mereka melewatkan hujan meteor karena dia sangat ingin menyampaikan keinginannya. Tapi Min Kyu mengatakan kalau keinginannya baru saja menjadi kenyataan.
Ketika Ji A menggodanya dengan menanyakan apa keinginan Min Kyu yang baru saja menjadi kenyataan. Min Kyu membalasnya dengan memeluk Ji A. Mereka merasa bahagia, karena mereka bisa bersentuhan tanpa menyebabkan alergi Min Kyu kambuh.























Tidak ada komentar:
Posting Komentar