Kamis, 03 Mei 2018

I AM NOT A ROBOT EPISODE 29


Min Kyu mendengar suara gaduh di rumahnya, kemudian dia melihat beetle memberikan salam. Dia tersenyum dan berjalan ke arah dapur, di sana dia melihat Ji A dan tim Santa Maria sedang sibuk memasak. Ji A melihat dan menyapanya, dia mengatakan kalau tim Santa Maria ingin mengatakan sesuatu. Kemudian Prof Hong mengatakan kalau mereka ingin makan bersama sebelum pergi, karena mungkin itu adalah yang terakhir kalinya mereka bertemu. Min Kyu merespon dengan sikap dingin, lalu dia mengatakan kalo semuanya harus dibersihkan jika telah selesai memasak.
Sambil masuk ke kamarnya, Min Kyu menggerutu karena dengan mudahnya Prof Hong mengatakan kalau mereka tidak akan bertemu lagi.


Mereka berkumpul di meja makan. Ji A mencoba memecah suasana yang beku dengan menawarkan masakan buatannya yang dibawanya dari rumah, kepada Min Kyu. Ketika Ji A menanyakan rasanya, Min Kyu menjawab rasanya enak. Mereka pun mulai mengambil masakan itu tapi ketika Ssanip, Hoktal dan Prof Hong mencicipinya, muka mereka langsung berubah. Ssanip dan Hoktal mengatakan dengan jujur kalau masakannya tidak enak. Tapi Ji A melihat Min Kyu sangat menikmati daging buatannya. Ketika Ji A kembali menanyakan kepada Min Kyu, dia bilang masakannya enak tapi mulai besok dia yang akan memasak. Semua tertawa mendengar jawaban Min Kyu.


Hoktal mengatakan kalau Beetle diberikan kepada Min Kyu. Mereka tidak tahu akan memberikan hadiah apa karena Min Kyu kaya dan sudah memiliki semuanya. Beetle akan menemani Min Kyu jika merasa bosan. Ssanip minta maaf atas kesalahan mereka. Dia meminta Min Kyu melupakan kenangan pahit dan hanya mengingat kenangan indah, tapi Ssanip pun mengatakan kalau Min Kyu boleh juga melupakannya jika mau.


Ji A menatap Min Kyu dan menggenggam tangannya memberikan kekuatan kepada Min Kyu. Min Kyu mengatakan kalau mereka sebaiknya tinggal saja di rumahnya karena di luar sangat dingin, lagipula kalau Bettle rusak dia tidak bisa memperbaikinya. Semuanya tersenyum senang mendengar perkataan Min Kyu. Suasana beku berubah menjadi hangat, Bettle pun memberikan gambar hati. 


Di lain tempat, Aji 3 terkurung di dalam peti, tapi memorynya kembali mengulang kembali perkataan-perkataan yang diucapkan Dr Casey dan tim Santa Maria. Keduanya sangat bertolak belakang tentang persepsi penciptaan Aji 3. Dr Casey akan menciptakannya menjadi robot militer untuk berperang sedangkan tim Santa Maria menciptakannya sebagai teman manusia dan keluarga.


Min Kyu melihat Ssanip dan Hoktal yang tertidur dan dia mendengar Ssanip yang mengigau memanggil-manggil Aji 3. Dia tertegun dan berfikir.


Dia melangkah ke ruang tamu, mendekati Ji A yang sedang tertidur di sofa. Dia menatapnya kemudian meraih tangan Ji A dan menciumnya. Ketika dia menyibakkan rambut Ji A, mata Ji A terbuka dan tersenyum. Ji A sangat senang, saat Min Kyu menatap wajahnya tapi Ji A melihat muka Min Kyu sangat sedih.
Ketika Min Kyu mengatakan dia baik-baik saja, Ji A tahu kalau Min Kyu sedang berbohong kepadanya.
Min Kyu membenarkan kalau dia bersedih karena ketika dia bahagia karena menemukan Ji A tapi kebalikannya tim Santa Maria malah kehilangan Aji 3. 


Ji A bangun dan merentangkan tangannya untuk memeluk Min Kyu. Ji A mengatakan kalau dia sangat mengenal Min Kyu dan dia tahu kalau Min Kyu sudah melakukan apapun untuk berusaha melindungi Aji 3. Ji A mengatakan kalau Min Kyu harus mengingat kata-katanya "Dimanapun dia berada, Ji A akan selalu berada di sisinya". Min Kyu mengangguk dalam pelukan Ji A.


Prof Hong masuk ke dalam lab, dia melihat Pai sedang memandangi kursi yang biasa digunakan Aji 3 untuk mengisi daya. Prof Hong menenangkan Pai yang menangis dengan meraih pundaknya dan menepuk-nepuknya memberikan ketenangan, dia tahu Pai lebih sedih darinya karena kehilangan Aji 3.


Min Kyu melepaskan pelukan dan mengatakan kalau mereka masih punya waktu hingga penandatanganan kontrak. Ji A mengatakan kalau itulah Min Kyu yang sebenarnya, maksudnya Min Kyu yang selalu punya semangat dan pantang menyerah.
Beberapa detik kemudian telponnya bergetar, dia menerima email dari Madame X.  Kemudian dengan bersemangat dia meraih tangan Ji A dan mengatakan kalau dia menemukan cara untuk mengembalikan Aji 3.
Mereka bergegas pergi menemui tempat yang dijanjikan Madame X untuk bertemu. Ji A menyetir mengantarkan Min Kyu. 


Min Kyu menemui seseorang suruhan Madame X.  Dia mengatakan kalau John Martin adalah penjahat daftar hitam interpol. Dia pelaku berbagai kejahatan seperti pembunuhan, penipuan dan menghasut kebakaran, tapi dia tak bisa dijerat karena buktinya kurang. Jika Jang Doo Sam mempunyai rekaman tentang John Martin, mungkin bisa diserahkan kepada interpol sebagai bukti. Dan meminta mereka memasukkan Jang Doo Sam kepada program perlindungan saksi.


Miami CS mendatangi rumah Min Kyu karena sangat ingin bertemu dengan Aji 3. Mereka berniat menunggu hingga bisa melihat Aji 3.


Jin Bae mengatakan kalau terakhir kali dia menemui Doo Sam, dia menghilang begitu saja. Jin Bae mengiriminya sms tentang pertemuan itu, tapi dia tidak yakin Doo Sam akan datang. Dia dengan tegas akan menunggu Doo Sam. Tapi ketika Jin Bae menanyakan sejak kapan Ji A menjadi sopirnya, Min Kyu langsung terlihat seperti orang yang salah tingkah.....(hahaha.....demen liat kayak gitu, imut....)
Akhirnya setelah menunggu sekian lama Min Kyu berhasil menemui Jang Doo Sam. Dan dia berharap Doo Sam mau bekerja sama dengannya agar bisa menangkap pembunuh majikannya, Pimpinan Park. Min Kyu berjanji akan melindungi Doo Sam dan dia akan meminta perlindungan dari interpol.


Jin Bae berlari ke arah detektif untuk menyerahkan flash disk yang berisi bukti rekaman atas keterlibatan Do Won pada pembunuhan Pimpinan Park, seperti yang diminta detektif pada waktu yang lalu.


Min Kyu menelpon Prof Hong kalau dia sudah berhasil mendapatkan rekaman Jang Doo Sam dan sekarang dia sedang dalam perjalanan ke kantor untuk menghentikan penandatanganan kontrak penjualan Daeyang Shipbuilding.
Ji A melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi agar cepat sampai di kantor Min Kyu. Min Kyu yang duduk di sebelahnya merasa ketakutan.


Min Kyu datang tepat pada waktunya. Dia menghentikan penandatanganan kontrak dan mengatakan pada John Martin kalau KM Financial membatalkan semua perjanjian dengan perusahaan Bold. 
Do Won menenangkan Martin, dan dengan sombongnya mengatakan kalau Min Kyu sudah berakhir. Min Kyu membenarkan kalau semua sudah berakhir tapi bukan untuk dirinya, tapi untuk Do Won. 


Tak lama kemudian pintu terbuka, dan polisi menunjukkan surat penangkapan untuk Hwang Do Won atas pembunuhan Pimpinan Daeyang, Park Sung Jin. Tapi Martin pergi karena menolak memberikan pernyataan kepada polisi. Sebelum pergi Martin menatap Min Kyu dengan tajam yang dibalas dengan tatapan yang sama oleh Min Kyu.


Di pintu yang lain Ji A memberikan tanda jempol, Min Kyu pun membalasnya dengan memberikan tanda jempol tapi ketika dia berpaling ke sebelahnya dia melihat Jin Bae sedang memperhatikannya, sikap Min Kyu pun berubah menjadi jaim.....ehehehe


Suruhan Yoon melaporkan kepada Yoon kalau Aji 3 sudah menghilang ketika Dr Casey akan mengambilnya. Yoon kaget mendengarnya, tanpa disadarinya dia berteriak dan terdengar oleh Min Kyu. Min Kyu yang juga kaget segera memberitahu tim Santa Maria. Tim Santa Maria tidak kalah kaget mendengarnya, padahal mereka sedang bersiap-siap untuk mengambil Aji 3 dari Martin.


Di jalan terlihat Aji 3 sedang berjalan sendirian sambil memperhatikan orang-orang di sekelilingnya, orang-orangpun memperhatikan padanya dan merasa aneh dengan pakaian Aji 3 yang memakai baju tipis padahal sedang musim dingin. Aji 3 mematikan GPS dan jaringan internet. Dia berniat ingin pulang ke rumah Min Kyu.


Martin marah karena interpol sudah mulai terlibat dan mereka harus segera meninggalkan Korea. Tapi dia memastikan untuk menghapus semua data Aji 3, karena di depan Aji 3 dia mengatakan kalau dia lah yang membunuh Park Sung Jin. Jadi dia meminta Dr Casey untuk secepatnya menghapus semua data di Aji 3, karena kalau semuanya menjadi buruk Dr Casey lah yang akan menerima akibatnya.


Ssanip dan Hoktal memeriksa CCTV, dan mereka melihat Aji 3 keluar kantor sendirian. Hoktal menelpon Prof Hong dan mengatakan kalau Aji 3 berjalan sendirian, Pai mengatakan kalau Aji 3 tidak mungkin berjalan terlalu jauh, Min Kyu dan Ji A sedang mencarinya di sana.
Ternyata bukan tim Santa Maria dan Min Kyu saja yang sedang mencari Aji 3, suruhan Yoon pun sedang berkeliling mencari Aji 3. 
Sedangkan Jin Bae pun memantau jalanan di kantor polisi. 


Dalam perjalanan Aji 3 mencoba memperhatikan orang-orang yang lalu-lalang, bahkan dia berusaha menyentuh mereka.
Dan ketika dia menemukan bangku di taman, dia duduk di sana. Tapi pengemis yang sedang duduk di sana tidak senang dan berusaha mengusir Aji 3 dengan mengatakan bangku itu sempit.
Aji 2 : "Bangku ini dibuat untuk 3 orang. Ini tidak sempit."
Pengemis : "Untukku. Terlalu sempit untukku."
Aji 3 menggeser sedikit badannya.
Pengemis : "Bukankah kau takut padaku ?"
Aji 3 : "Tidak perduli bagaimanapun penampilannya. Kalian semua adalah manusia bagiku."
Pengemis : "Semua itu manusia? Oh ini, pegang tanganku." 
Pengemis memberikan tangannya. Aji 3 menyentuhnya, pengemis itu kaget karena Aji 3 berani balik menyentuhnya.
Aji 3 : "Kau memiliki tangan yang indah."
Pengemis berubah pandangan pada Aji 3.
Pengemis : "Tidak dingin ? Mau ke mana dengan pakaian itu?" 
Aji 3 : "Mau ke rumah ?"
Pengemis : "Dimana rumahmu ?"
Aji 3 : "Dimana teman dan keluargaku berada."
Pengemis : "Dimana itu ?"
Aji 3 : "Itu adalah tempat dimana aku diisi ulang."
Pengemis itu agak bingung.
Pengemis : "Lalu jangan berkeliaran dan pulanglah, atau nanti kau akan seperti aku."
Aji 3 : "Akan seperti paman, apa artinya itu ?"
Pengemis : "Aku tidak punya siapa-siapa. Tidak ada yang menungguku. Tidak ada yang tertarik padaku juga."
Aji 3 : "Ada... aku yang tertarik padamu. Paman itu, orang yang seperti apa ?"


Pengemis itu bingung untuk menjawabnya, dia malah memberikan kartu bus kepada Aji 3. Dia menyuruh Aji 3 naik bus untuk sampai ke rumahnya, karena keluarganya pasti sedang menunggunya dan merasa khawatir. Kemudian dia melanjutkan tidur di bangku taman.


Hwang Do Won tetap menutup mulutnya meskipun polisi yang menginterogasinya memperdengarkan rekaman percakapannya dengan Doo Sam.


Hwang Yoo Cheol dan Yoon menemui Martin, dan Martin mengatakan kalau dia akan meninggalkan korena tengah malam. Dia memerintahkan kepada Yoo Cheol untuk mendapatkan Aji 3 bagaimanapun caranya, jika tidak bisa mendapatkannya maka Aji 3 harus di hancurkan. Dia pun mengancam Yoo Cheol dengan mengatakan kalau uang yang digunakan Do Won mengakuisisi saham perusahaan secara ilegal adalah uang darinya. Dan jika Yoo Cheol tidak bisa melakukan permintaan Martin, maka ayahnya lah yang akan terancam, karena mereka melakukannya secara bersama-sama.


Yoo Cheol menanyakan kebenarannya kepada Yoon kalau ayahnya yang membunuh Park Sung Jin, tapi Yoon mengatakan kalau Martin lah yang membunuhnya tapi tidak ada bukti dan Do Won yang mengakui kejahatannya. Itulah balasan atas keuntungan yang diberikan Martin, seperti yang diucapkan Martin kepada Yoo Cheol.
Jika Martin sudah meninggalkan Korea dan Do Won tidak mengakui pembunuhan tersebut karena tidak ada bukti, maka Do Won akan bebas. Saat ini yang diperlukan adalah dukungan dari Ye Sung Tae, agar Min Kyu bisa di pecat dari KM Financial.


Min Kyu khawatir kalau Martin dan Do Won akan mengejar Aji 3, maka secepatnya mereka harus menemukan Aji 3. Tapi Ji A punya pikiran kalau Aji 3 akan pulang ke rumah, karena andai saja dia menjadi Aji 3, hal yang pertama di pikirkannya adalah pulang ke rumah.


Dalam perjalanannya Aji 3 melihat toko komputer, dia masuk dan browsing di komputer mencari petunjuk untuk sampai ke rumah Kim Min Kyu.
Suruhan Yoon yang kebetulan melihatnya memasuki toko komputer langsung mengejarnya, ternyata Aji 3 sudah tidak ada di sana, tapi Aji 3 meninggalkan jejak browsingnya. Dia langsung mengejar ke arah rumah Min Kyu dan melaporkannya kepada Yoon.


Aji 3 yang sudah mendapat petunjuk bus ke arah rumah Min Kyu, menunggu di halte dan naik bus serta membayar dengan menempelkan kartu yang diberikan pengemis tadi. 
Dia duduk sendiri, tak lama ada seorang wanita pekerja duduk di sebelahnya. Karena kelelahan wanita itu tertidur dan kepalanya menyandar di bahu Aji 3. Aji 3 menepuk-nepuk tangan wanita itu agar lelap tertidur.
Setelah wanita itu turun, duduklah seorang anak kecil di sebelahnya. Anak itu kesulitan memasang sedotan di susu kemasan, Aji 3 menolongnya dengan menusukan sedotan itu. Anak kecil itu mengucapkan terima kasih dan Aji 3 membelai kepalanya.


Aji 3 sampai di halte tujuan, dia melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Ketika dia sedang berjalan, tanpa sengaja Miami CS melihatnya dari kejauhan. Dengan cepat mereka memutar mobil dan mendekati Aji 3.


Mereka turun dan menawarkan tumpangan kepada Aji 3. Aji 3 pun langsung masuk ke dalam mobil. Tapi ketika Aji 3 masuk mobil, orang-orang suruhan Yoon dan Martin menghadang tepat di depan mobil Miami CS. Mereka memaksa untuk membuka pintu dan menggoyang-goyang mobil agar Aji 3 keluar. 
Miami CS bertekad melindungi Aji 3, tapi sesungguhnya mereka pun takut karena terlihat dari tangan mereka yang gemetar. Aji 3 dari belakang meraih tangan mereka, agar mereka tenang dan kuat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar